Setiap individu diberikan kemampuan yang berbeda-beda dalam suatu bidang. Salah satu bidang yang tidak semua orang memiliki keahliannya adalah melukis. Hal ini disebabkan melukis tidak asal menggambar, tetapi juga terdapat ilmu yang harus diterapkan untuk menghasilkan lukisan yang bernilai seni tinggi.

Untuk menjadi ahli dalam seni lukis, Anda bisa mempelajarinya meskipun dalam prosesnya tidak bisa instan. Lalu bagaimana supaya dalam proses belajar melukis lancar dan tanpa hambatan? Simak tipsnya di bawah ini.

Tertarik Seni Lukis? Intip 7 Tips Belajar Melukis Paling Mudah Ini

1. Pertimbangkan Alasan Kenapa Anda Tertarik untuk Melukis

Sebelum memulai untuk berbelanja keperluan untuk melukis, hal yang perlu Anda tahu adalah apa yang menjadi alasan Anda memilih seni lukis untuk dipelajari? Jika Anda ingin berkarir di bidang seni lukis, Anda dapat mencari referensi aliran seni lukis yang sesuai.

Perlu diingat, setiap orang yang berkecimpung di dunia seni lukis memiliki aliran sendiri, bakat alami dan ketertarikan yang berbeda-beda, sehingga alasan tersebut bisa menentukan cara belajar seperti apa yang sesuai.

Jika tujuannya untuk karir, maka cara belajarnya pun akan berbeda dengan yang hanya untuk menyalurkan hobi. Anda mungkin perlu usaha keras jika ingin sukses di bidang seni lukis. Sebaliknya jika hanya untuk hobi, mungkin Anda dapat lebih santai dalam mempelajari setiap materinya.

2. Pilih Cat untuk Melukis

Sebelum membeli peralatan lukis, Anda perlu mengetahui kalau terdapat 3 cat untuk melukis, yakni akrilik, minyak/oil dan cat air.

Mungkin di Indonesia sendiri menganggap cat air adalah yang paling cocok untuk pemula di bidang seni lukis, tetapi anggapan tersebut ternyata salah. Sebagai pemula, sebaiknya Anda memilih cat akrilik dengan pertimbangan lebih murah dan mudah dibersihkan. Selain itu, cat akrilik juga mudah dicampur dengan cat lain dan lebih aman bagi yang memiliki kulit sensitif terhadap zat kimia pada cat.

Namun, jika memang Anda sudah ahli atau merasa cat akrilik lebih cepat kering sehingga sulit untuk melukis dengan bebas, maka cat minyak bisa menjadi pilihan Anda. Cat minyak lebih disukai sebab dapat digunakan untuk berbagai variasi teknik melukis dan kebanyakan lukisan bernilai seni tinggi menggunakan cat minyak (hal ini tergantung pada beberapa aspek).

Jika Anda tertantang untuk mencoba ke level yang lebih sulit, yakni dengan menggunakan cat air. Kenapa dikatakan sulit? Sebab tekstur air yang sulit disesuaikan dengan lukisan yang ingin dibuat, kertas yang akan menyerap air apabila terlalu banyak dan sulit untuk diperbaiki apabila terdapat kesalahan. Namun jika Anda sudah ahli, maka lukisan yang dibuat dengan cat air tentu akan sangat indah.

3. Membeli Peralatan Lukis

Sebagai pemula, Anda tidak harus membeli semua alat lukis. Oleh karena itu, di sini kami berikan daftar yang mungkin perlu Anda miliki untuk mulai belajar melukis, antara lain:

  1. Penyangga canvas;
  2. Canvas (untuk lukisan dengan cat minyak atau akrilik) atau kertas (untuk lukisan yang menggunakan cat air);
  3. Palet untuk mencampur warna;
  4. Kuas yang sesuai dengan cat yang akan digunakan;
  5. Pisau palet;
  6. Cat;
  7. Pelarut (jika Anda menggunakan cat minyak);
  8. Handuk kertas (untuk menyeka kuas).

Delapan alat tersebut adalah alat yang pokok untuk memulai belajar melukis dan dapat diperbarui ketika Anda sudah semakin mahir dalam melukis. Mencari peralatannya pun tidak sulit, sebab dapat ditemukan di toko yang menjual peralatan untuk kerajinan atau toko buku terdekat.

Untuk warna, mulailah dengan warna-warna dasar dahulu, seperti merah, kuning, biru, putih dan earth tone, seperti cokelat, jingga, hijau gelap serta hitam.

4. Berlatih Memahami Dasar-Dasar dalam Seni Lukis

Daripada Anda menghabiskan waktu bertahun-tahun hanya untuk mempelajari teori dalam melukis, sebaiknya mulai dengan memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu. Adapun dasar-dasar ilmu yang harus Anda ketahui, antara lain:

  1. Warna

Terdapat tiga elemen yang membentuk warna dan harus Anda ketahui, yakni hue, saturation dan value. Hue merujuk kepada lokasi warna dalam sebuah roda warna, saturation merujuk kepada seberapa kaya dan kuat sebuah warna serta value yang merujuk kepada seberapa terang dan gelap sebuah warna.

  1. Value

Value adalah elemen warna yang tidak kalah penting. Setiap warna, seperti merah, hijau, biru, oranye dan ungu memiliki warna yang mendasari dan berada di antara warna hitam dan putih.

  1. Komposisi

Adalah integrasi warna, garis dan bidang untuk mencapai keindahan yang diinginkan.

  1. Edge

Edge atau tepian yang memisahkan dua bentuk. Terdiri dari tepian tajam, halus dan tidak terlihat.

  1. Brushwork

Jejak fisik yang ditinggalkan oleh alat untuk melukis, seperti kuas, pisau palet dan sebagainya.

  1. Teknik

Teknik akan semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan Anda mulai menambah banyak pengalaman. Teknik bisa dipelajari dengan melihat para pelukis profesional dalam praktiknya.

5. Tentukan Apa yang Ingin Digambar Terlebih Dahulu

Langkah selanjutnya adalah memilih subjek yang ingin digambar. Jika Anda bingung, cobalah pikirkan apa yang sangat ingin Anda abadikan dalam sebuah lukisan, apakah subjek tersebut memiliki bentuk yang unik sehingga membuat Anda tertantang untuk menggambarnya, apa yang menjadi inspirasi Anda untuk mulai melukis dan lain sebagainya. Pertanyaan ini dapat dijadikan rujukan setiap kali Anda ingin mulai melukis.

6. Buat Lukisan Pertama

Setelah mengetahui apa yang akan Anda gambar, langkah selanjutnya adalah mulai menggambar.

Mungkin pertama kali Anda mencoba melukis akan terasa sulit dan tidak semudah para pelukis profesional. Tapi Anda harus ingat, para pelukis profesional mudah menggoreskan kuas karena sudah berpengalaman selama bertahun-tahun.

Tips untuk mudah melukis saat pertama kali adalah dengan membuat bentuk dan warna secara abstrak terlebih dahulu, kemudian Anda dapat memperjelas dengan detail dan memperhalus lukisan Anda.

Anda harus bangga dengan hasil yang dibuat meskipun hasilnya tidak sebagus yang diharapkan. Suatu saat Anda bisa melihat lagi lukisan pertama yang telah dibuat dan membandingkan sudah sejauh apa perkembangan melukis Anda.

Jangan membandingkan lukisan Anda dengan hasil yang dibuat pelukis profesional, sebab apa yang ditampilkan hanyalah hasil yang bagus dan biasanya pelukis yang profesional tidak menampilkan hasil lukisan yang gagal.

7. Review dan Lakukan Perbaikan

Jangan sedih jika hasil lukisan Anda belum sesuai dengan keinginan. Coba review lukisan Anda selayaknya seorang pengkritik seni. Carilah apa yang sudah baik dan yang masih kurang dalam lukisan Anda. Perbaikilah apa yang masih terasa kurang dan tingkatkan lagi yang sudah baik.

Itulah tujuh tips untuk mulai belajar melukis yang dapat Anda coba. Hal penting yang harus Anda ingat dalam belajar melukis adalah kesabaran dan konsisten untuk tetap belajar meskipun akan banyak kesulitan yang ditemui dalam prosesnya. Selamat belajar!