Jika kita artikan berdasarkan kata-kata maka eksplanasi ini merupakan sebuah penjelasan. Sehingga, teks eksplanasi ini adalah sekumpulan paragraf yang akan menceritakan bagaimana proses dan apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Biasanya, jenis teks seperti ini akan digunakan untuk penjelasan sebab terjadinya fenomena kejadian sosial, bentrok, bencana alam maupun kejadian lainnya.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Untuk bisa menentukan dan membedakan jenis teks ini dengan jenis teks lainnya, tentunya kita membutuhkan ciri-ciri yang tepat. Seperti rangkaian dari ciri-ciri teks eksplanasi di bawah ini:

1. Peristiwa Nyata

Teks eksplanasi berisikan rangkuman informasi dan data-data yang valid atau rangkuman peristiwa yang memang benar-benar nyata adanya. Jadi, di dalam teks ini akan ada selalu fakta-fakta pendukung sebagai informasi yang menandakan teks tersebut benar-benar terjadi sebelumnya.

2. Memiliki Unsur Pengetahuan

Tentu saja, jenis teks eksplanasi ini akan menjelaskan sebuah peristiwa, mengapa peristiwa ini terjadi dan bagaimana proses terjadinya. Untuk itu, dibutuhkan fakta-fakta yang mengarah kepada pembahasan ilmu pengetahuan. Teks ini akan dilengkapi tentang penjelasan terkait kajian ilmiah mengapa hal tersebut bisa terjadi. Apa saja penjelasan mendasar terhadap kejadian tersebut? Walaupun nanti berisikan banyak istilah-istilah ilmiah yang mungkin agak asing bagi orang awam, tetap saja akan disisipkan maksud dari istilah tersebut.

3. Bersifat Informatif

Karena jenis teks eksplanasi ini akan menjelaskan serangkaian peristiwa yang sudah terjadi, maka tidak akan disusun sesuai dengan opini maupun memiliki sifat persuasif. Sifat dari teks ini tentunya akan mengarah kepada sifat informatif. Dimana orang-orang akan mengetahui penyebab dan menjawab semua pertanyaan akan sebuah peristiwa tertentu. 

4. Urutan Kejadian

Ciri-ciri berikutnya dari jenis teks ini adalah gambaran dari urutan kejadian atau peristiwa yang sudah berlangsung berdasarkan fakta-fakta lapangan dan kajian ilmiah. Biasanya, teks eksplanasi ini akan dipenuhi dengan kata-kata penghubung seperti penggambaran sebuah peristiwa, yaitu: kemudian, lalu, setelah itu dan kata-kata penghubung lainnya.

Teks eksplanasi jika ditinjau dari segi manfaat akan menyerupai teks berita. Hanya saja peranan dalam manusia di kronologi kejadian teks eksplanasi akan diminimalisir. Sedangkan dalam teks berita, peranan manusia sangatlah penting di dalamnya. Mungkin, poin utama inilah yang membedakan kedua jenis teks yang bersifat edukatif tersebut. 

Kaidah Teks Eksplanasi

Tentu saja, teks eksplanasi ini juga disusun dengan aturan kaidah tertentu. Kaidah yang terdapat di dalam jenis teks satu ini yang nantinya bisa membedakannya dan membuat sebuah karakter tersendiri. Berikut kaidah bahasa yang harus ada di dalam teks eksplanasi:

1. Kalimat Pasif

Biasanya, penggunaan kalimat yang banyak digunakan pada teks ini adalah jenis kalimat pasif. Kalimat pasif ini biasanya ditandai dengan awalan ter dan di yang nantinya akan menjadi kata ganti. Kalimat pasif ini akan sangat berguna agar penggunaan objek manusia dalam teks tersebut menjadi berkurang. Penggunaan kalimat pasif ini sendiri juga bertujuan agar nantinya hasil teks tersebut terlihat nyata dan netral bukan seperti sebuah opini. 

2. Konjungsi Kausal dan Waktu 

Konjungsi waktu ini sendiri merupakan istilah yang menyatakan hubungan sebuah peristiwa dengan waktu kejadian. Misalnya saja sesudah, ketika, sehingga, tatkala, semenjak, setelah maupun selama. Sedangkan untuk konjungsi kausal, ini akan menandakan adanya hubungan dari sebab dan akibat suatu kejadian yang terjadi. Biasanya, hal ini akan ditandai dengan adanya kalimat, jika, seandainya, bilamana, mungkin dan kata-kata perumpamaan lainnya.

3. Istilah Ilmiah

Karena teks eksplanasi ini merupakan rangkaian paragraf yang terdiri dari penjelasan dan proses terjadinya sebuah masalah atau peristiwa maka akan sering menggunakan istilah ilmiah. Hal ini berkaitan dengan sifatnya yang bersifat edukatif dan menggunakan disiplin ilmu. Namun, walaupun mungkin banyak menggunakan beragam istilah asing, tetap saja harus dilengkapi dengan penjelasan dari istilah-istilah tersebut agar mudah dimengerti dan dipahami masyarakat awam.

4. Unsur Informasi

Definisi dan tujuan dari jenis teks ini memang akan memberikan pengetahuan dan data informasi yang akurat. Untuk itu, setiap teks eksplanasi yang tersedia pasti akan menyediakan beragam informasi penting. Jadi, penggunaan kalimat yang akan dipakai juga harus sesuai dan memberikan informasi valid yang dibutuhkan banyak orang.

Urutan Struktur Dalam Membuat teks Eksplanasi

Setelah kita mengetahui pengertian, ciri-ciri dan kaidah penulisannya, maka kita juga harus mengetahui rangkaian struktur yang dibutuhkan. Berikut adalah urutan dari struktur tersebut:

Pernyataan umum

Struktur pertama dalam jenis teks ini adalah adanya pernyataan umum, di sini kita bisa menemukan topik yang dibahas dan bagaimana proses terjadinya. 

Sebab Akibat

Struktur kedua yang akan ditemukan dalam teks eksplanasi adalah adanya unsur sebab akibat yang berkaitan dan terjadi akibat adanya proses tersebut. Pada bagian ini, kita diharapkan bisa memberikan urutan sebab dan akibat dari awal kejadian hingga akhir dari masalah tersebut.

Interpretasi

Bagian terakhir dari teks ekpslanasi ini adalah bagian kesimpulan atau bagaimana kajian ilmiah menangapi masalah tersebut.

Contoh Teks Eksplanasi  

Untuk lebih memahami dan mengerti tentang teks eksplanasi ini maka kita harus mengetahui contoh-contonya di bawah ini:

1. Fenomena Gerhana Bulan

Gerhana bulan merupakan salah satu fenomena kejadian alam yang unik dan tergolong langka untuk dinikmati. Namun, fenomena alam yang satu ini seringkali ditunggu-tunggu dan menjadi salah satu tontonan mengasyikkan, walaupun terkadang hanya terjadi sebentar saja. Gerhana bulan ini akan terjadi jika matahari, bumi dan bulan berada dalam satu garis lurus atau sejajar. 

Gerhana bulan ini sendiri seringkali dapat ditemukan dengan 3 jenis yang berbeda yakni:

  • Gerhana bulan total
  • Gerhana bulan parsial
  • Gerhana bulan penumbral.

Tidak hanya memberikan pemandangan indah dan langka, gerhana bulan ini juga berkaitan dengan fenomena alam lainnya. Misalnya saja naiknya air laut dan suhu udara yang menurun, hal ini terjadi akibat pengaruh dari gravitasi bulan yang berubah.

2. Sosial Kriminalitas

Kriminalitas ini biasanya dilakukan oleh sekelompok atau perorangan dengan cara yang tidak baik untuk mencapai tujuan tertentu. Tindakan kriminalitas yang tergolong di dalam aksi kejahatan ini juga berbeda-beda, misalnya perampokan, pemerkosaan, pembunuhan dan jenis lainnya. Alasan yang dimiliki oleh seorang kriminal untuk melakukan aksi keji tersebut pastinya ada banyak sekali. 

Bahkan, salah satu penyebab utama mengapa angka kriminalitas melonjak adalah kesulitan ekonomi dan sulitnya mendapatkan pekerjaan. Jadi, bukan hal yang aneh lagi jika di negara miskin dan negara berkembang tindakan kriminal ini akan semakin bertambah. Salah satu hal pencegahan yang bisa dilakukan sedari dini adalah menanamkan nilai-nilai agama bagi anak-anak. Setidaknya, hal ini akan menjadi pedoman penting dalam kehidupan mereka kedepannya.

Demikianlah pengertian teks eksplanasi, ciri-ciri dan contoh yang bisa kita gunakan untuk lebih memahami bagaimana pola penulisan teks informatif tersebut. Semoga informasi ini bermanfaat.