Didalam tata bahasa Indonesia, kita akan mengenal dan mempelajari banyak hal. Termasuk di dalamnya tentang tata cara penggunaan huruf miring dan kapital. Untuk lebih memahaminya, maka kita akan kupas satu persatu tentang penggunaan huruf kapital dan juga huruf miring di bawah ini.

Penggunaan Huruf Kapital

Walaupun penting, terkadang penggunaan huruf kapital ini seringkali terabaikan. Tentu saja ini bukanlah kebiasaan baik yang akan merusak tata cara dan kaidah dalam bahasa Indonesia. Oleh sebab itu, kali ini kita akan emmpelajari bagaimana tata cara penulisan huruf kapital yang benar menurut EYD. 

Contoh Ragam Pemakaian Huruf Kapital

Beragam contoh di bawah ini akan membuat kita lebih mengerti dan memahami bagaimana sebenarnya penempatan huruf kapital yang baik dan benar. 

1. Penggunaan Di Awal Kalimat.

Setelah tanda berhenti atau tanda titik, biasanya kata-kata yang ditulis di awal sebuah kalimat akan dimulai dengan huruf kapital, seperti:

  • Lia sedang makan nasi goreng.
  • Mama sedang mengantar makanan kepada adik di sekolah.
  • Mengapa kita harus ikut melakukan hal tersebut?

2. Untuk Julukan dan Kata Pertama Pada Nama Seseorang

Tata cara penulisannya adalah:

  • Asyiva Putri
  • Jenderal Api
  • Alexander Volta

3. Pada Awal kalimat Didalam Petikan Langsung

Biasanya tanda petik akan menyatakan sebuah percakapan, penulisannya seperti:

  • “Dimana Ayahmu sekarang?” Tanya Ibu kepadaku.
  • “Mereka berhasilkabur dengan barang curiannya” Kata anak tersebut.
  • Mama berkata “Kamu harus bangun lebih pagi besok!”

4. Untuk menyatakan Agama, Tuhan, Kata Ganti Tuhan dan Nama Kitab Suci.

Semua yang berkaitan dengan tuhan dan agama serta kitab suci akan ditulis sengan awalan huruf kapital, seperti:

  • Tidak ada yang bisa menyaingi kekuasaan-Nya.
  • Agama Islam menganjurkan untuk berbuat baik terhadap sesama manusia.
  • Mereka selalu membaca Alkitab diwaktu senggang.

5. Unsur Keagamaan, Keturunan, Akademik atau Gelar Kehormatan.

Contoh penulisannya adalah:

  • Haji Agus Putra
  • Nabi Muhammad SAW.
  • Raden Ajeng Kartini

6. Nama Pangkat, Nama Tempat, Nama Jabatan dan Nama Instansi Tertentu.

Contoh penggunaan dari huruf kapital pada ketentuan ini adalah:

  • Gubernur Jawa Tengah
  • Profesor Subroto
  • Presiden Jokowi

7. Untuk Suku Bangsa, Bahasa dan Huruf Pertama Nama Bangsa.

Penggunaan huruf kapital pada kelompok yang satu ini cukup mudah dikenal, yaitu:

  • bahasa Batak
  • bahasa Jawa
  • suku Dayak

8. Digunakan Pada Nama Bulan, Tahun, Hari dan Hari-Hari Besar.

Contoh penulisannya adalah sebagai berikut:

  • bulan Ramadhan
  • hari Lebaran
  • bulan Mei

9. Huruf Pertama Nama Geografi.

Contoh penulisannya adalah:

  • Selat Malaka
  • Terusan Suez
  • Pulau Jawa

10. Untuk Semua Kata Pertama Kecuali Kata Tugas Seperti “ke, di, yang, untuk, dan”.

  • Perserikatan Bangsa Bangsa
  • Republik Rakyat China
  • Republik Indonesia

11. Sebagai Huruf Pertama Setiap Kata di Dalam Artikel, Serat Cetak, Media Online.

Contoh penulisannya adalah:

  • Tulisan ini sebelumnya sudah diterbitkan di majalah ABC.
  • Sintia adalah salah satu agen surat kabar Koran Riau.
  • Makalah Asas-Asas Hukum Perdata tersebut berhasil memenangkan lomba ini.

12. Huruf Pertama Singkatan Pangkat, Sapaan atau Nama Gelar.

 Contoh penulisannya adalah :

  • S.H = sarjana hukum
  • K.H = kiai haji
  • R.A = raden ayu

13. Penunjuk Hubungan Kekeluargaan

Contoh penulisannya adalah:

  • “Siapa orang itu, Bu?” ucap Dian.
  • “ Silahkan dimakan Kak” ucap sang Adik.
  • Ibu selalu pulang bersama Ayah di jam yang sama.

Penggunaan Huruf Miring

Huruf miring atau yang kita kenal dengan istilah italic ini juga harus diketahui bagaimana tata cara penggunaannya. Sebab, ada banyak orang yang melupakan atau bahkan sengaja tidak memperhatikan kaidah penulisannya. Penggunaan huruf miring ini akan berguna untuk penekanan kata yang digunakan. 

Biasanya penggunaan italic ini juga merujuk kepada kata-kata yang berasal dari bahasa asing. Tentu saja penggunananya juga bisa digunakan untuk sebuah kutipan. Yang jelas, ada sebuah penegasan di dalam kata-kata yang dicetak miring seperti contoh penulisan yang akan kita bahas di bawah ini.

Tata cara Penulisan Huruf Miring dan Contoh

Untuk lebih memahami bagaimana cara menggunakan huruf miring, maka kali ini kita akan menjelaskan sekaligus pemaparan contoh penggunaanya, yaitu:

1. Pengambilan Kutipan Nama Majalah, Surat Kabar dan Buku.

Contoh penulisan dalam kategori yang satu ini adalah:

  • Majalah Aneka Yess menjadi idola para remaja kala itu.
  • Andi sedang di perpustakaan mencari buku Matematika Dasar.
  • Berita pembunuhan itu sudah di muat di koran Jawa Pos.

2. Untuk Mengkhususkan Sebuah Kata dan Penegasan.

Misalnya penulisan di dalam kategori ini adalah:

  • Wanita itu sebenarnya bukan seorang penipu, dia adalah orang yang sedang ditipu.
  • Setiap hari murid-murid yang datang di sekola diharuskna menggunakan seragam yang benar.
  • Isilah pernyataan di bawah ini dengan kata-kata yang benar.

3. Penulisan Kata atau Ungkapan Dalam Bahasa Asing

Contoh penulisannya adalah:

  • Carcinia mangosta  adalah nama latin untuk menyatakan buah manggis.
  • Release adalah istilah asing yang merupakan kata asal dari kata rilis.
  • Kita bisa melakukan download terhadap gambar-gambar di situs tersebut.

4. Penggunaan Dalam Sebuah kalimat

Contoh penggunaannya adalah:

  • Huruf z merupakan huruf terakhir di dalam urutan alpabet.
  • Kasus investigasi tersebut mendapatkan beragam jenis motif yang berbeda-beda.
  • Situs website  ini berupaya memberikan informasi terkait pendidikan masa kini.

5. Penggunaan Dalam Daftar Pustaka Untuk Karya Ilmiah.

Contoh Penggunananya adalah:

  • Rahmat Ruhyanan. 2002. Pendidikan Budi Pekerti. Bandung : Ganeca Exact.
  • Tampubolon. 1087. Kemampuan Membaca, Teknik Membaca Efektif dan Efisien. Bandung.
  • Binanto Iwan. Sistem Operasi, Andi Publiser, Yogyakarta : 2005

6. Penulisan Nama latin Di Dalam karya Ilmiah

Contoh penulisannya adalah:

  • Romusha adalah sistem kerja pakasa yang diberlakukan ketika pemerintahan Jepang menjajah Indonesia.
  • Bunga air mata penganting dinamai dengan nama latin Antigonon.
  • Hindari memakan makanan dengan kandungan monosodium glutamat.

7.  Menjadikan Tanda Di Dalam Sebuah Kalimat

Contoh penulisannya adalah:

  • Ekonomi merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa asing yakni oikos dan nomos.
  • Pancasila yang dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia memiliki kata dasar panca dan sila.

8. Digunakan Di Dalam Sebuah Film

Contoh penulisannya adalah:

  • Film harry Potter diangkat dari novel yang berjudul sama dan mendapatkan tanggapan baik oleh para pencinta film.
  • Titanic merupakan salah satu film terbaik dan menyedihkan sepanjang masa.
  • Warkop DKI Reborn diproduksi untuk mengatasi rasa rindu para penggemar trio lawak lawas tersebut.

9. Menyatakan Ungkapan Untuk Nama Asing

Contoh penulisannya adalah :

  • Keunggulan dan rasa junk food membuatnya sangat terkenal sekarang ini.
  • Siapapun pasti menyukai varian rasa ice cream terbaru tersebut.
  • Sosis goreng merupakan kesukaan adik saya.

10. Penggunaan Yang Merujuk Kepada Sebuah Website

Contoh penggunaanya adalah:

Demikianlah tata cara penggunaan huruf miring dan kapital yang baik sesuai dengan kaidah EYD.