Kamu tentu merasakan kalau kecanggihan teknologi dan kecepatan Internet saat ini memberikan manfaat yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari. Tapi pernahkah kamu bertanya-tanya kapan dan bagaimana Internet pertama kali ditemukan?

Nah, supaya tidak penasaran, simak penjelasan sejarah singkat penemuan Internet di bawah ini, yuk!

Sebelum Penelitian

Jauh sebelum Internet ditemukan, pemikiran tentang jaringan informasi yang dapat menghubungkan seluruh dunia sudah ada sebelum abad ke-20. Nikola Tesla memperkirakan ide sebuah sistem jaringan nirkabel pada awal tahun 1900-an. Pemikir visioner, seperti Paul Otlet dan Vannevar Bush membayangkan sistem pencari data dan media di tahun 1930-an dan 1940-an.

Sebelum adanya Internet, terdapat teknologi komunikasi digital yang sistemnya mirip dengan Internet saat ini, yakni telegraf yang menggunakan konsep pengiriman data melalui media elektromagnetik, seperti radio atau kabel namun hanya dapat menyambungkan maksimal dua perangkat.

Penelitian Jaringan yang Menuntun pada Penemuan Internet

1. Jaringan NPL (NPL Network)

Bersamaan dengan dibentuknya jaringan ARPA terdapat jaringan NPL. Jaringan ini diciptakan pertama kali oleh Donald Davies. Ia merancang dan mengajukan jaringan data nasional berbasis teknologi yang dinamakan packet switching.

Pada tahun 1969, ia mulai membangun jaringan packet switching yang dinamakan  Mark I untuk memenuhi kebutuhan laboratorium multidisiplin dan membuktikan kerja teknologi tersebut. Pada tahun 1976, sebanyak 12 komputer dan 75 terminal telah terhubung serta semakin banyak lagi alat yang terhubung hingga tahu 1986, di mana jaringan tersebut kemudian digantikan.

2. ARPANET

Prototipe Internet yang berhasil bekerja tercipta pada akhir tahun 1960-an ketika terciptanya ARPANET (Advanced Research Projects Agency Network). Teknologi yang digunakan, yaitu packet switching yang dapat menghubungkan banyak komputer untuk berkomunikasi dalam satu jaringan.

Pada 29 Oktober 1969, ARPANET mengirimkan pesan pertamanya dari komputer yang satu ke komputer yang lain (saat itu komputer masih sebesar rumah kecil). Pesan yang dikirim sangat sederhana, yakni kata “LOGIN” tetapi pada percobaan pertama hanya dua huruf yang sampai, yakni L dan O karena setelah itu komputer mengalami crash. Pesan “LOGIN” yang lengkap baru terkirim satu jam setelahnya ketika komputer kembali online.

Pada awal peluncurannya ARPANET lebih memilih menggunakan Network Control Program (NCP, atau bisa disebut Network Control Protocol) daripada TCP/IP. Baru pada tanggal 1 Januari 1983, ARPANET menggunakan TCP/IP yang lebih fleksibel. Penggunaan TCP/IP ini menjadi penanda dimulainya penggunaan Internet modern.

Penyatuan Jaringan dan Perancangan Internet

1. TCP/IP

Transmission Control Protocol (TCP) pertama diluncurkan pada Desember 1974 oleh Network Working Group. TCP ini berisi pembuktian penggunaan istilah Internet pertama kali yang merupakan singkatan dari Internetwork.

Antara tahun 1976 dan 1977, Yogen Dalal mengusulkan pemisahan routing TCP dan fungsi kontrol transmisi menjadi dua lapisan yang berbeda, yang akhirnya berujung pada pemisahan TCP menjadi TCP dan IP serta pengembangan TCP/IP sebagai langkah selanjutnya.

IPv4 memiliki panjang 32 bit. Namun alamat IP versi 4 ini hanya bertahan sampai Januari tahun 2011 yang kemudian digantikan dengan IPv6 yang memiliki panjang 128 bit.

2. Transisi Menjadi Internet

Istilah Internet pertama kali diketahui saat peluncuran RFC pertama kali pada TCP sebagai singkatan dari Internetworking. Secara umum, Internt adalah sekumpulan jaringan yang dihubungkan dengan protokol umum.

Ketertarikan dalam pengembangan jaringan semakin bertumbuh seiring dengan meningkatnya kebutuhan untuk kolaborasi, pertukaran data dan akses sumber daya komputasi atau perhitungan jarak jauh. Hingga akhirnya teknologi TCP/IP menyebar ke seluruh dunia.

Perkembangan Internet secara Global

Pada awalnya, sekumpulan jaringan yang di kemudian hari berubah menjadi Internet hanya digunakan untuk lingkup pemerintahan dan urusannya. Tetapi kemudian penggunaan Internet secara komersial dimulai ketika pada akhir tahun 1980, dibentuklah perusahaan Internet Service Provider (ISP) pertama.

World Wide Web dan Pengenalan Browser

Menurut Wikipedia, World Wide Web atau yang sering disingkat menjadi WWW atau W3 adalah suatu ruang informasi yang dipakai oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI) yang disambungkan dengan tautan hypertext yang dapat diakses lewat Internet menggunakan browser web.

Pada 1989, Tim Berners-Lee menciptakan World Wide Web yang kemudian dikembangkan pada tahun 1990 sebagai web server dan web browser pertama yang disebut WorldWideWeb, yang kemudian berganti nama menjadi Nexus.

Salah satu pelopor web browser adalah Mosaic yang kemudian dikenal sebagai Netscape yang diciptakan oleh Marc Andreessen. Web browser ini menjadi salah satu yang paling tenar pada tahun 1990-an karena kemudahannya untuk dipasang dan digunakan. Setelah Netscape, lahirlah banyak web browser yang kita kenal saat ini, seperti Internet Explorer, Firefox, Google Chrome, Microsoft Edge, Opera dan Safari.

Penggunaan Internet di Tahun 1990-an hingga Awal 2000-an

Pada mulanya, penggunaan Internet hanya untuk sekadar berkirim surat melalui surat elektronik (e-mail), belanja online (saat itu umumnya menggunakan Amazon dan eBay), forum online, blog dan website pribadi. Internet menjadi salah satu bagian utama dari teknologi komunikasi dimulai pada awal tahun 2000-an.

Pada awal tahun 2000-an (sekitar tahun 2007-2008) penggunaan Internet oleh semua kalangan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Bahkan mereka dapat berdiskusi dan berbagi file ke sesama pengguna Internet. Pada tahun-tahun ini juga mulai masifnya akses Internet secara mobile menggunakan perangkat smartphone.

Selain menggunakan smartphone, penggunaan laptop yang telah dilengkapi dengan kemampuan akses Internet juga dapat membantu kehidupan penggunanya sehari-hari, termasuk dalam memudahkan pekerjaan.

Internet di Luar Angkasa

Tahukah kamu kalau Internet dapat diakses di luar angkasa? Hal ini dibuktikan dengan cuitan dari akun Twitter astronot T. J. Creamer pada tanggal 22 Januari 2010 yang menggunakan akses Internet Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station [ISS]).

Politisasi Internet

Melihat kepada efektivitas dan efisiensi dalam komunikasi massa, Internet mulai dilibatkan dalam gerakan politik, seperti demonstrasi, mencari dukungan dan meminta suara untuk sebuah pemilihan.

Selain itu, Internet juga digunakan untuk menyebarkan opini atau ide dan merekrut orang untuk menjadi pengikut atau anggota dalam sebuah perkumpulan. Namun penggunaan Internet ini juga tidak lepas dari penyalahgunaan yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, seperti menyebarkan berita bohong, melakukan aksi kriminalitas, terorisme dan sebagainya.

Nah, itulah sejarah singkat tentang Internet dan bagaimana penggunaannya hingga kini. Memang kehadiran Internet memberikan berbagai kemudahan untuk kita, namun jangan lupa Internet juga memerlukan kebijakan kita sebagai pengguna agar penemuan Internet ini dapat terus memberikan manfaat.

Selain itu, kita juga harus tetap waspada dalam menggunakan Internet. Jangan pernah memberikan detail identitas pribadi, sebab data tersebut dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan tentu dapat merugikanmu. Semoga artikel ini bermanfaat!