Sebelum kita membahas lebih jauh tentang upaya Indonesia menjadi negara maju, saya akan menjelaskan secara singkat pengertian negara maju terlebih dahulu. Sebutan ini kerap terdengar untuk negara-negara yang memiliki sistem ekonomi, infrastruktur, sumber daya manusia dan teknologi yang mutakhir.

Pengkategorian lebih mudah diketahui melalui pendapatan per kapita atau Gross Domestic Product (GDP). Pendapatan tersebut merupakan penjumlahan nilai dari semua sektor usaha yang terdapat dalam sebuah negara. Berbeda dengan negara berkembang yang fokus terhadap sektor  agraris, industri dan pra industri; negara yang pendapatan kapitanya tinggi justru unggul dalam sektor ekonomi pasca industri.

Hal ini menandakan bahwa sumber daya manusia di negara tersebut mampu memberikan pemasukan lebih ketimbang industrinya. Proses ini jelas membutuhkan peran dari pemerintah dan pelaku usaha, termasuk bersihnya pemerintahan dari tindak korupsi. Sejauh ini masih terdapat stigma bahwa negara maju merupakan hasil dari kekayaan masa lalu akibat eksploitasi terhadap negara miskin, kolonialisme dan imperialisme.

Posisi Indonesia Menjadi Negara Maju

Potensi dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju –  Sejauh ini kita masih mengenal pengelompokan kategori negara. Kategori pertama ditempati oleh negara maju atau developed country. Kemudian pada kategori kedua adalah negara berkembang atau developing country. Pada kategori ketiga disebut dengan negara miskin atau poor country. Klasifikasi tersebut berdasarkan informasi dari status ekonomi pendapatan per kapita; termasuk standarisasi kesejahteraan masyarakat karena perekonomian yang merata.

Sementara itu, sejumlah negara yang masih bergantung pada dukungan negara maju sebagai upaya membangun perekonomian mereka tergolong sebagai negara berkembang. Umumnya, negara-negara tersebut menjalani proses awal pengembangan teknologi dan industri baru. Negara dengan situasi demikian kerap kali memiliki indeks pembangunan manusia yang rendah. Akibatnya, distribusi penghasilan menjadi tidak merata.

Sebelum kita membahas artian upaya Indonesia menjadi negara maju, akan lebih menarik jika kita mengetahui posisi Indonesia menjadi negara maju di mata dunia. Memanfaatkan data dari sejumlah sumber seperti Idn Financials dan World Bank; diketahui bahwa pada tahun 2018 Indonesia memiliki skor IPM 0.707. Sementara itu, Amerika memperoleh peringkat 15 memiliki IPM sebesar 0.920.

Indonesia yang merupakan negara kepulauan menjadi salah satu negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Dengan predikat negara populasi terbesar keempat, Indonesia memiliki kemampuan daya beli pada peringkat ke-10 di dunia. Peran aktif pengentasan kemiskinan sudah diupayakan sejak 1999.

Baru pada tahun 2020, persentase meningkat sebelum terjadinya krisis Covid 19. 10% penduduk hidup dalam garis kemiskinan menjadi tugas rumah pemerintah dan masyarakat untuk mengentaskannya. Belum lagi ada kurang lebih 1% penduduk yang harus jatuh miskin akibat terdampak Covid 19.

Jika merujuk pada data yang dilansir oleh US Trade Representative, diketahui bahwa negara Indonesia yang sebelumnya masuk dalam kategori negara berkembang; sekarang berganti status sebagai negara maju. Pengumuman tersebut secara resmi dilakukan pada tanggal 10 Februari 2020. Faktor  pertumbuhan ekonomi menjadi bahan pertimbangan pihak USTR.

Arti Negara Maju Bagi Indonesia

Indonesia yang maju menjadi bentuk kelanjutan dalam merepresentasikan nilai-nilai Pancasila dan UU. Sebelum bangsa dan negara disibukkan dalam membangun industri dan pemerataan ekonomi; terlebih dahulu harus bahu-membahu memperkokoh kedaulatan sebagai negara yang merdeka dengan cara tidak mudah terpecah belah, termasuk tidak semata-mata mengedepankan kepentingan pribadi saja.

Pemerintah dan penduduk Indonesia harus berkolaborasi mempersatukan banyak perbedaan dengan lebih menonjolkan jati diri bangsa di mata dunia. Persatuan dan kesatuan tersebutlah yang akan membantu kita keluar dari kategori middle income. Program pemerintah yang mencanangkan Indonesia maju pada tahun 2045 harus dibarengi dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi setidaknya 5.7% per tahunnya.

Pengakuan dini yang menyebutkan Indonesia sebagai negara maju bisa menjadi buah simalakama, yang justru berujung pada kerugian negara. Oleh karenanya, pengakuan tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas ekspor, pemerhatian kualitas pendidikan, layanan kesehatan, layanan umum dan masih banyak lagi. Negara kita harus memperbaiki kualitas produk supaya mampu bersaing dengan pasar global.

Menjadi negara maju yang benar-benar siap sudah tentu menjadi tantangan besar bagi pemerintah dan penduduk. Sejauh ini, persentase penduduk tua di Indonesia masih tergolong besar; belum lagi tingkat kematian bayi dan anak serta kurang meratanya kualitas pendidikan bagi anak bangsa.

Dikhawatirkan jika tidak lekas teratasi akan menjadi beban bagi perekonomian pada masa depan. Memversifikasikan industri dengan teknologi terbaru dapat tergolong sebagai upaya menuju developed country, termasuk tindakan memperbaiki kualitas jasa tenaga kerja yang membuat para investor berdatangan.

Potensi SDM dan SDA Milik Indonesia

Upaya menjadikan negara kita keluar dari kategori negara menengah sudah pasti dimulai dengan mengoptimalkan memanfaatkan berbagai sumber yang kita miliki. Beruntungnya, Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam melimpah. Fakta ini setidaknya memenuhi salah kriteria untuk bisa menjadi negara yang benar-benar mandiri.

Sumber daya manusia juga sangat dibutuhkan perannya dalam mengolah SDA negeri ini. Negara sudah menjelaskan bila tidak akan mengekspor bahan mentah. Melalui pidatonya, Presiden Joko Widodo bahkan berulangkali menekankan untuk menjual setidaknya barang setengah jadi. Berikut adalah potensi yang bisa kita lihat dari beberapa sektor.

  1. Teknologi

Teknologi merupakan salah satu tolak ukur yang menjadi penilaian dunia atas perkembangan negara maju. Sejauh ini Indonesia terbilang maju dalam menggunakan dan mengembangkan teknologi informasi. Hanya saja, bentang alam yang rumit menjadi salah satu faktor penyebab  mengapa masih ada ketidak merataan perkembangan teknologi.

Padahal, jika merujuk pada penemuan-penemuan hebat dunia seperti sinyal 4G yang sudah jelas ditemukan oleh salah satu SDM potensial bangsa ini; di luar sana pun masih banyak contoh penemuan-penemuan yang dikerjakan oleh jenius Indonesia. Contoh perkembangan teknologi terbagi atas beberapa sektor. Antara lain berupa kereta  cepat atau metro, komputerisasi data kependudukan, stabilitas jaringan internet, keamanan digital atau cyber security dan masih banyak lainnya.

2. Pendidikan 

Pendidikan di Indonesia oleh negara diatur dalam UU No.20 Thn 2003 yang mana masyarakat harus secara sadar mengembangkan potensi dirinya lewat proses pembelajaran peserta didik. Dari proses tersebut, anak didik diharapkan memiliki kemampuan mengembangkan diri secara bertanggung jawab. Pada masa pandemi ini, metode belajar bagi para siswa harus berjalan dari rumah.

Pemerintah memprioritaskan sejumlah program untuk meningkatkan mutu pendidikan, seperti peningkatan kualitas para pengajar, penerapan kurikulum untuk proses belajar digitalisasi, perampingan mata pelajaran hingga pengembangan mata pelajaran tertentu, program pertukaran pelajar dan program wajib belajar yang sebelumnya 9 tahun menjadi 12 tahun.

3. Sumber Daya Alam

Indonesia memiliki hutan dengan luas yang fantastis. Sayangnya, setiap tahunnya seringkali terjadi kerusakan hutan yang tidak main-main. Memanfaatkan apa yang dimiliki hutan bisa menghasilkan furnitur kualitas dunia. Bertambah lagi dengan catatan kekayaan hayati negara ini. Selain itu, sebagai negara maritim, Indonesia juga diuntungkan dengan banyaknya ragam jenis biota laut yang siap dibudidayakan dan dijual.

Total ada 6 juta ton ikan yang bisa dihasilkan dari perairan Indonesia. Sementara itu, dari sektor pertambangan ada gas alam, batubara, nikel, minyak bumi, emas, aluminium dan masih banyak lagi. Semua kekayaan yang tersedia apabila sanggup dikelola dengan baik, jelas mampu menjadi modal yang mumpuni dalam upaya menjadi negara maju.

4. Ekonomi

Selama ini Pasal 33 UUD 1945 menjadi landasan umum bagi kita dalam melaksanakan aktivitas perekonomian, yang mana pihak pemerintah dan swasta saling berdampingan mengelola semua sektor usaha dalam negeri. Pembagian peran, hak dan kewajiban antara swasta dan negara yang terstruktur mampu menghindarkan negara dari konflik atau monopoli dagang. Pada situasi ini, pemerintah mendapatkan bagian untuk mengelola barang-barang bagi khalayak luas.

Sementara itu, pihak swasta diperbolehkan mengambil peran sebagai pembantu atau mengelola sisanya. Perkembangan perekonomian yang merata menjadi kunci penting negara maju. Dapat kita lihat jika harga tarif listrik, BBM dan harga sembako dari Sabang sampai Merauke memperoleh pemerataan harga.  Hal ini merupakan upaya nyata pemerintah yang perlu kita apresiasi.

5. Kesehatan

Indonesia juga tidak ketinggalan memiliki potensi dan perkembangan signifikan di bidang kesehatan. Kini, praktek layanan kesehatan mengandalkan aplikasi atau perangkat digital sehingga tidak selalu mengharuskan pasien datang berobat ke rumah sakit. Para profesional kesehtan juga menerima konsultasi, diagnosa penyakit hingga pemberian resep menggunakan perangkat komunikasi terbaru.

Selain itu, dibawah lembaga yang berwenang dan kredibel, para petugas kesehatan kerap menemukan solusi metode penyembuhan baru sehingga memberikan kontribusi pada kemajuan bidang kesehatan dalam negeri. Pemerintah juga melengkapi kesejahteraan masyarakat melalui kartu jaminan sehat dan BPJS. Walau pengaplikasiannya memang masih membutuhkan perbaikan, konsep yang dimiliki menjadikan potensi Indonesia lebih baik.

Bentuk Dukungan Aktif Bangsa Indonesia Memajukan Negara

Setelah penjabaran panjang lebar diatas, lantas bagaimana bentuk dukungan aktif bangsa Indonesia dalam memajukan negara? Dahulu, berkat kepedulian masyarakat Indonesia, kita berhasil memperoleh kemerdekaan. Ide, pergerakan dan juga gagasan sudah jelas bukan hanya berasal dari para kaum elit politik. Masyarakat tidak lagi bisa menjadi pasif atau sekedar menonton tanpa berbuat apapun.

Kita bisa memanfaatkan berbagai kemudahan dalam menerima dan membagi informasi sebagai upaya memajukan diri serta negara. Kita sama-sama memahami jika pada era globalisasi ini, interaksi menjadi lebih mudah dan tak terbatas ruang, jarak dan waktu. Berbagai tantangan dan mobilitas tinggi harus dihadapi sebagai upaya menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Perbanyak waktu untuk membaca literasi sekaligus mempraktikkan pengetahuan tersebut supaya jasa yang kita miliki menjadi lebih dihargai kualitasnya.

Menjadikan Indonesia sebagai negara maju bisa kita tunjukkan dengan memberi dukungan terhadap produk lokal dan usaha kecil menengah yang secara signifikan memberikan kontribusi besar terhadap stabilitas ekonomi dalam negeri. Bahkan, tidak sedikit anak-anak muda yang merambah bidang UKM. Pemasarannya pun tidak lagi seputar wilayah Indonesia. Semakin banyaknya produk lokal yang mendunia sudah pasti mengubah citra negeri di mata dunia.

Pencapaian Indonesia Dalam Upaya Menjadi Negara Maju

Potensi dan Upaya Indonesia Menjadi Negara Maju – Perlahan tetapi pasti, Indonesia bergerak menjadi negara maju yang siap bersaing. Kemampuan negeri untuk bersaing di pasar global, sejatinya ditentukan oleh penduduk Indonesia. Upaya bangkit dari keterbatasan dapat dilakukan dengan mengikuti program pemerintah yang sudah pasti akan mengurangi situasi buta huruf, putus sekolah serta kurang keahlian dalam bekerja.

Di sejumlah, kota kerap ditemukan lembaga pelatihan yang membantu masyarakat dengan keterbatasan keahlian. Konsep tersebut sudah lama diterapkan pada seluruh negara maju. Selain itu, pemerintah juga membuka kemudahan kredit untuk pemilik usaha kecil menengah, membuka usaha dengan bantuan modal kredit ringan, serta emberikan peluan bagi semua orang memiliki standar hidup yang lebih baik. Sekian artikel dari saya semoga membantu.