Jika Anda bertanya apa formula rumus Excel kelas menengah ke atas dan cukup populer, jawabannya adalah fungsi If. Fungsi ini banyak digunakan terutama dalam keseharian untuk urusan perkantoran, instansi sekolah, dan sebagainya. Khususnya dalam menentukan kriteria kelulusan siswa atau calon pegawai.

Secara umum, fungsi If digunakan untuk menentukan suatu hasil satu. Jika hasil satu tidak terpenuhi dengan syarat tersebut, akan langsung dialihkan ke hasil kedua. Oleh sebab itu, kami akan memberikan penjelasan terkait bentuk umum fungsi If tersebut supaya lebih mudah dipahami dalam kondisi tertentu lainnya.

Bentuk Umum Fungsi If Excel 

Fungsi If dalam Excel tersusun atas tiga bagian. Tiap bagian tersebut saling berkaitan sehingga harus sesuai terhadap data yang disajikan. Ini adalah bentuk paling sederhana dari fungsi If. Jika ingin mengembangkannya menjadi ganda atau bertingkat, syaratnya adalah memahami kerja fungsi ini. Perhatikan gambar di bawah.

  1. Logical tes adalah bagian yang menjadi pusat perhitungan dari fungsi ini. Dapat diwakilkan dengan simbol persamaan (=) dan/ pertidaksamaan (> dan <) serta penggabungan keduanya (>= dan <=).
  2. Value if true merupakan kondisi pertama. Jika pada logical tes bernilai benar, maka yang ditampilkan adalah value if true ini.
  3. Value if false adalah kondisi kedua. Jika value if true bernilai salah atau tidak terpenuhi, maka yang ditampilkan adalah value if false ini.

Fungsi If Kondisi Sederhana

Fungsi If kondisi sederhana digunakan untuk menentukan keterangan (value) yang ingin ditampilkan berdasarkan satu dan hanya satu data. Di sini kami mempunyai beberapa data sebagai contoh, kemudian akan dicari keterangan kelulusan berdasarkan jumlah nilai.

  1. Penentuan kelulusan calon pegawai suatu perusahaan ditentukan dari jumlah total nilai. (nilai tes + nilai wawancara).
  2. Patokan dalam fungsi If sederhana hanya satu kolom, dalam contoh gambar di atas adalah kolom G sebagai logical tes
  3. Fungsi ini dapat dijadikan ganda dan bertingkat dengan melakukan tindakan lebih lanjut.

Fungsi If Kondisi Beringkat pada TRUE

Kombinasi fungsi If Excel bisa dilakukan dengan memasukkan rumus If ke dalam rumus If lainnya. Hal ini biasa disebut sebagai fungsi If bertingkat. Kondisi ini pun ada 3 jenis. Pertama adalah fungsi If bertingkat pada kondisi TRUE, kedua adalah fungsi iF bertingkat pada kondisi FALSE, dan ketiga fungsi If bertingkat pada kedua kondisi.

Gambar di atas menggunakan rumus =IF(D4>65;IF(E4>65;”DITERIMA”;”DITOLAK”);”DITOLAK”) dengan rincian sebagai berikut:

  1. Fungsi If kedua dimasukkan pada fungsi If bagian terpenuhi (TRUE).
  2. Calon pelamar dikatakan DITERIMA jika dan hanya jika Tes Tulis dan Tes Wawancara mendapat skor > 65.
  3. Jika salah satu skor tes <=65 maka pelamar DITOLAK.
  4. Patokan untuk fungsi If bertingkat adalah dua kolom yakni kolom D (Tes Tulis) dan E (Tes Wawancara).

Fungsi If Kondisi Bertingkat pada FALSE

Fungsi If kondisi ini sama saja dengan yang bertingkat pada TRUE. Bedanya hanya penempatan fungsi If kedua yang diletakkan dalam keadaan FALSE-nya. Namun logical membaca fungsi ini sama saja dengan sebelumnya. Jika rumus di atas dialihkan dalam kondisi ini maka akan menjadi:

=IF(D4<=65;”DITOLAK”;IF(E4<=65;”DITOLAK”;”DITERIMA”))

  1. Fungsi If dengan konsep yang sama tetapi menggunakan pertidaksamaan kurang dari sama dengan (<=).
  2. Fungsi If membaca angka yang kurang dari atau sama dengan 65 akan ditolak.
  3. Patokan untuk fungsi If kondisi ini sama dengan sebelumya.

Fungsi If Kondisi Bertingkat pada TRUE dan FALSE

Pada kondisi ini, misalnya Anda ingin memberlakukan syarat yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Misalnya keinginan Anda begini: jika perempuan maka minimal total nilai adalah 150; jika laki-laki maka minimal total nilai adalah 170. Hal tersebut dapat dilakukan menggunakan fungsi If kondisi bertingkat pada TRUE dan FALSE.

=IF(F4=”P”;IF(G4>150;”DITERIMA”;”DITOLAK”);IF(G4>170;”DITERIMA”;”DITOLAK”))

  1. Fungsi If pertama untuk mengecek apakah kolom F4 laki-laki atau perempuan. Jika ternyata perempuan (TRUE) lanjut ke fungsi If kedua. Jika ternyata laki-laki (FALSE) lanjut ke fungsi If ketiga.
  2. Jika perempuan dan nilai totalnya (G4) >150 maka DITERIMA. Jika <=150 maka DITOLAK.
  3. Jika laki-laki dan nilai totalnya (G4) > 170 maka DITERIMA. Jika <=170 maka DITOLAK.

Fungsi If bermain dengan logika berdasarkan aturan pemrogaman dari Excel, Anda bisa mengotak-atik sehingga sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Itulah 4 jenis fungsi If berdasarkan kondisi-kondisi tertentu lengkap dengan gambar. Semoga artikel ini bermanfaat.