Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri, satu sama lainnya saling bekerja sama untuk bisa memenuhi kebutuhan dan menjalankan kehidupan. Namun kerja sama tak hanya dilakukan perorangan, antar negara pun juga bisa menjalin kerja sama untuk bisa memenuhi tujuan. Rasanya mustahil sebuah negara dapat menghidupi rakyatnya tanpa adanya campur tangan negara lain. Mengingat ada banyak kebutuhan yang dimiliki sebuah negara dan membutuhkan impor dari negara lain untuk bisa memenuhi kebutuhan. Seperti halnya Indonesia, yang juga membutuhkan bantuan dan kerjasama dengan negara lainnya melalui kerja sama Internasional. 

Pengertian Kerja Sama Internasional

DIlihat dari segi wilayah, kerjasama yang terjalin antar negara bisa dibedakan menjadi 2, yaitu kerjasama regional dan kerjasama internasional. Kerjasama regional merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan negara-negara yang berada di kawasan 1 rumpun. Seperti negara-negara yang ada di kawasan Asia Tenggara. Sedangkan kerjasama internasional merupakan bentuk kerjasama yang dilakukan berbagai negara yang ada di dunia tanpa kenal batasan wilayah.

Sehingga bisa disimpulkan jika kerjasama internasional merupakan kerjasama yang dilakukan satu negara dengan negara lain, yang sama-sama memiliki tujuan bersama serta saling menguntungkan namun tetap memiliki pedoma pada politik dan ekonomi dari negara-negara yang bekerjasama. Biasanya kerjasama internasional ini meliputi berbagai bidang, mulai dari bidang ekonomi, pendidikan, pertahanan, kesehatan, keamanan, dan teknologi. Kerjasama internasional juga terjalin berdasarkan ketentuan-ketentuan yang sudah disepakati negara yang melakukan kerjasama. Selain itu kerja sama juga dapat dilakukan semua negara tanpa terkecuali berdasarkan kebutuhan negara tersebut. 

Bentuk kerjasama antar negara ini tak hanya memberikan keuntungan kepada masing-masing negara yang melakukannya, namun juga dapat mempererat hubungan diplomasi yang baik dari negara yang menjalin kerjasama. Tidak ada batasan bagi anggota negara yang bisa mengikuti kerja sama. Hal ini bergantung pada kesepakatan yang sudah disetujui oleh negara-negara yang menjalin kerjasama. Kerjasama internasional pun juga memiliki tujuan positif.

Tujuan Kerjasama Internasional

Ada banyak tujuan terjalinnya kerjasama internasional. Tujuan umumnya sendiri adalah mewujudkan perdamaian dunia dan kemakmuran dunia. Namun tujuan ini dapat dijabarkan kembali menjadi lebih rinci, seperti di bawah ini:

  • Memacu pertumbuhan ekonomi masing-masing negara
  • Mewujudkan pengertian antar negara dalam membina serta menciptakan perdamaian dunia
  • Menciptakan keadilan dan kesejahteraan merata untuk seluruh rakyatnya
  • Semakin memperluas lapangan pekerjaan
  • Memperkuat rasa persahabatan

Beberapa tujuan diatas merupakan tujuan terjalinnya kerjasama internasional antar negara. Adapun tujuan-tujuan lainnya yang lebih khusus dapat disesuaikan kebutuhan dan kepentingan dari masing-masing negara yang terhubung dalam organisasi tersebut

Manfaat Kerjasama Internasional

Setiap hubungan yang terjalin, bahkan antar negara pun pastinya akan memberikan dampak yang positif. Kerjasama internasional adalah hubungan yang bisa mendatangkan banyak manfaat, adapun manfaat dari hubungan internasional antara lain adalah:

Saling Menguntungkan Masing-Masing Negara Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi

Kerjasama internasional dapat terjalin dalam bidang ekonomi, tentunya ini akan memberikan keuntungan bagi negara-negara yang bekerjasama. Dengan menjalin kerjasama internasional, maka kita bisa saling mempromosikan produk-produk lokal ke negara lain. Selain itu, negara juga bisa mendapatkan barang-barang yang tidak diproduksi di dalam negeri dari negara lain. Misalnya saja, mengimpor kopi dari negara yang menghasilkan kopi terbesar di dunia, mengimpor pisang dari negara yang menghasilkan pisang terbesar di dunia, serta masih banyak lainnya. Dengan begitu, kesejahteraan rakyat bisa semakin meningkat

Meningkatkan Penerapan IPTEK

Adanya kerjasama internasional akan sangat berdampak positif bagi negara berkembang yang memang hanya memiliki teknologi biasa-biasa saja. Mereka bisa belajar teknologi yang lebih canggih dari negara yang lebih maju untuk bisa menerapkan teknologi ini.

Meningkatkan Bidang Pertahanan dan Keamanan

Kerjasama internasional dapat membantu sebuah negara dalam meningkatkan pertahanan dan keamanan sebuah negara. 

Mewujudkan Ketertiban Dan Kedamaian Dunia

Terjalinnya kerjasama internasional mempunyai sebuah misi dalam mewujudkan perdamaian dunia yang membuat kehidupan menjadi lebih tentram dan damai. Sehingga adanya kerjasama internasional bisa membuat kehidupan dunia menjadi lebih tenang, permasalahan yang terjadi antar negara pun juga dapat diselesaikan lebih bijak 

Menanggulangi Hal-Hal Yang Bisa Merusak Budaya

Kerjasama internasional yang terjalin antar negara bisa menjadi benteng yang dapat menanggulangi berbagai hal dan kemungkinan-kemungkinan yang bisa merusak budaya serta berkaitan tentang hal yang bertentangan dengan ideologi sebuah negara

Mempererat Hubungan Yang Terjalin Antar Negara

Bukan hanya memberikan keuntungan bagi negara-negara yang menjalin kerjasama, namun kerjasama internasional juga bisa mempererat hubungan antar negara. Hubungan antar negara seperti halnya sebuah hubungan persahabatan. Dengan menjalin sebuah kerjasama, maka semakin banyak pula peluang sebuah negara untuk dapat meningkatkan hubungan lainnya diluar dari hubungan kerja sama tersebut yang dapat menguntungkan masing-masing negara. 

Saling Menghormati Ideologi Negara

Kerjasama internasional yang terjalin antar negara juga akan menjadikan negara anggotanya bisa saling menghormati ideologi dari negara lainnya. Tidak dapat dipungkiri jika terkadang akan ada negara yang mengalami sengketa akibat ketidakcocokan ideologi. Namun ini bisa diatasi dengan cara menjalin hubungan kerjasama yang baik. 

Asas Kerjasama Internasional

Kerjasama internasional adalah hubungan antar negara-negara yang ada di dunia. Menjalin sebuah kerjasama tentunya tidak bisa sembarangan, ada aturan dan asas-asas yang membawahinya. Adapun asas-asas yang melandasi terjalinnya hubungan kerjasama internasional antara lain adalah:

Asas Teritorial

Asas teritorial adalah asas yang berdasarkan kekuasaan negara atas wilayah atau daerahnya. Negara memperlakukan hukum dan peraturan untuk semua hal, baik orang ataupun barang yang berada di bawah naungannya. Sedangkan untuk luar wilayah atau daerahnya diberlakukan hukum asing

Asas Kebangsaan

Asas kebangsaan adalah asas yang berdasarkan kekuasaan negara yang tetap dan berlaku untuk warga negara yang bertempat diluar wilayahnya atau luar negeri. Asas ini juga dikenal sebagai asas ekstrateritorial.

Asas Kepentingan Umum

Asas kepentingan umum adalah asas yang berdasarkan kekuasaan negara dalam melindungi dan mengatur segala kepentingan kehidupan warganya. Menurut asas ini, Negara dapat mengatur hukum yang sesuai kondisi serta peristiwa yang berkaitan dengan kepentingan umum dan tidak terbatas di wilayahnya saja. 

Ketiga asas inilah yang melandasi terjalinnya sebuah hubungan kerjasama yang terjalin antar negara atau kerjasama internasional. Asas-asas ini haruslah disepakati oleh semua negara yang menjalin kerjasama tersebut dan tidak ada yang bisa melanggarnya.

Contoh Kerjasama Internasional

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika kerjasama internasional tak hanya dilakukan dalam satu bidang saja. Namun juga dalam berbagai bidang yang dapat menguntungkan masing-masing negara yang menjalin kerjasama. Adapun contoh kerjasama internasional yang terjalin antar negara-negara di dunia antara lain adalah:

Kerjasama Internasional Bidang Ekonomi

Contoh kerjasama internasional dalam bidang ekonomi, antara lain adalah:

WTO (World Trade Organization)

WTO merupakan organisasi yang dibangun dengan tujuan mendiskusikan dan memecahkan permasalahan yang terjadi dalam bidang perdagangan antar negara. Prinsip dari organisasi ini adalah non diskriminasi, stabilitas hubungan perdagangan serta liberasi perdagangan. 

IMF ( International Monetary Fund)

IMF merupakan organisasi yang bertugas memberikan dana pinjaman kepada negara-negara yang memang membutuhkan. Biasanya negara yang mengajukan pinjaman dana merupakan negara dengan kondisi mata uang yang tidak stabil ataupun tidak mampu membayarkan hutang pinjaman ke negara lain. Tujuan dibangunnya IMF adalah demi meningkatkan stabilitas keuangan internasional

OPEC (Organization Petroleum Exporting Countries)

Organisasi ini dibangun pada tahun 1960 oleh 5 negara pengekspor minyak terbesar yang ada di dunia yaitu Saudi Arabia, Iran, Kuwait, Irak, dan Venezuela. Didirikan di Caracas, Venezuela, organisasi ini memiliki beberapa tujuan yaitu:

  • Memenuhi kebutuhan minyak dunia dan saling menguntungkan
  • Mengatur pemasaran minyak serta harga sehingga nantinya tidak akan ada perang harga sesama negara yang menghasilkan minyak
  • Menentukan jumlah produksi minyak yang ada di dunia

Kerjasama Internasional Bidang Militer dan Pertahanan

SEATO (South East Asia Treaty Organization)

SEATO merupakan organisasi pakta militer yang didirikan dengan tujuan agar mencegah tumbuhnya komunisme dalam kawasan Asia Tenggara

ANZUS (Australia, New Zealand, and United States)

Pakta militer yang didirikan dengan tujuan mencegah komunisme agar tidak terjadi dalam kawasan Australia, Selandia Baru dan juga Amerika Serikat

Nato (North Atlantic Treaty Organization)

NATO merupakan pakta militer atlantik utara yang didirikan dengan tujuan

  • Menghilangkan persengketaan dalam politik internasional
  • Tidak menerapkan ancaman militer di dalam kalangan internasional
  • Menyelesaikan persengketaan antar negara dengan damai
  • Membela negara anggota, jika sampai terdapat ancaman sebuah negara yang mana bisa menjadi ancaman seluruh NATO

Konferensi Asia Afrika (KAA)

KAA adalah organisasi non blok yang didirikan di Bandung pada 18-24 April 1955 dan dihadiri oleh 29 Negara serta Kepala Pemerintahan dari Benua Asia dan Afrika. Tujuan KAA didirikan adalah agar dapat menciptakan perdamaian serta ketentraman hidup bangsa-bangsa yang ada di dalam kawasan Asia Afrika

Kerjasama Internasional Bidang Kesehatan

WHO (World Health Organization)

Salah satu badan dibawah naungan PBB yang memiliki fokus pada kesehatan. WHO bermarkas di Jenewa, Swiss yang mana memiliki berbagai usaha antara lain adalah mengendalikan penyebaran penyakit menular serta membuat program-program yang ditujukan untuk mencegah dan mengobati penyakit yang menjadi masalah dunia. 

Kerja Sama Internasional di Bidang Sosial

FAO (Food and Agriculture Organization)

Organisasi pangan dan pertanian PBB ini bermarkas di Roma, Italia yang didirikan dengan tujuan agar dapat meningkatkan taraf hidup manusia sehingga tidak kelaparan.

ILO (Labour Organization)

Organisasi buruh internasional yang mempunyai kepedulian terhadap kondisi dan nasib buruh. Memiliki tugas untuk memfasilitasi suara dan pendapat dari mereka

UNICEF (United Nations Emergency Children’s Fund)

Organisasi yang memiliki fokus terhadap kondisi anak-anak yang ada di seluruh dunia, mulai dari anak yang kehilangan orang tua dan anak jalanan. 

Kerjasama Internasional Bidang Pendidikan

UNESCO (United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization)

Sesuai dengan namanya, Organisasi PBB ini memiliki tugas utama yaitu memajukan kerjasama antar  negara dalam bidang pendidikan, sains, dan budaya. Organisasi ini dibangun pada 4 November 1946 dan hingga kini memiliki anggota berjumlah 191 negara termasuk Indonesia. Adapun tujuan dari UNESCO antara lain adalah:

  • Meningkatkan kerjasama antara negara-negara yang ada di dunia dalam bidang pendidikan, sains dan budaya
  • Melakukan kegiatan kewajiban belajar dan pemberantasan buta huruf untuk seluruh warga dari negara-negara anggota
  • Mengangkat derajat dan martabat kehidupan manusia