Pada bagan klasifikasi makhluk hidup, terdapat kingdom plantae yang mencangkup semua jenis tumbuhan di dunia ini. Kamu pun pasti pernah mempelajari bab ini ketika duduk di bangku sekolah. Selain kingdom plantae, terdapat pula kingdom fungi atau jamur, kingdom animalia atau hewan, kingdom eubacteria dan kingdom archaebacteria. 

Semua jenis tumbuhan yang berada di muka bumi ini sudah terdata atau tercatat dan diklasifikasikan ke dalam kingdom plantae. Nah, kali ini kamu akan mempelajari kingdom plantae tersebut. Jadi, kamu akan mengetahui berbagai informasinya mulai dari pengertian, klasifikasi filum, dan lain sebagainya. Untuk itu, mari pahami rangkuman materi berikut.

Asal-usul kingdom plantae

Beberapa hasil penelitian mengatakan bahwa alga yang dahulu merupakan bagian dari sudah hadir di bumi kita sejak masa ordovician yang kurang lebih 450 juta tahun yang lalu. Kemudian mendekati masa devonian, sekitar 360 juta tahun yang lalu kingdom plantae memiliki variasi yang beragam, mulai dari perbedaan ukuran hingga bentuk.

Akhirnya, pada tahun 1707 hingga 1778, peneliti dan ilmuwan bernama linnaeus membuat sistem klasifikasi modern pada tumbuhan. Sistem klasifikasi ini menyebabkan alga dan fungi dikeluarkan dari kingdom plantae karena tidak memiliki klorofil dan ciri khas tumbuhan yang lain.

Pengertian kingdom plantae

Kingdom plantae yang lebih dikenal dengan tumbuhan merupakan organisme eukariotik multiseluler dan memiliki dinding sel serta klorofil. Klorofil lah yang membuat kingdom plantae berbeda dengan kingdom animalia. Klorofil atau yang lebih dikenal dengan zat hijau daun berfungsi untuk fotosintesis. Dengan klorofil, tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Sifat tumbuhan yaitu autotrof atau dapat membuat makanan sendiri.

Selain klorofil yang menjadi pembeda antara kingdom plantae dengan kingdom animalia, perbedaan lainnya adalah kebebasan dalam bergerak. Kingdom animalia atau hewan memiliki kelebihan yaitu bebas bergerak ke mana saja, sedangkan tumbuhan tidak. Tumbuhan hanya bisa menggerakkan tubuhnya mengikuti sinar matahari agar mendapatkan nutrisi dari sinar tersebut.

Perkembangan pengertian kingdom plantae

Bermula dari pembagian organisme yang hanya terdiri dari dua kingdom yaitu kingdom animalia dan kingdom plantae, aristoteles kemudian memberikan sebuah pengertian tentang kingdom plantae yaitu organisme yang tidak mampu bergerak, sedangkan pengertian untuk kingdom animalia ialah organisme yang mampu bergerak. 

Setelah aristoteles memberikan pengertian seperti itu, linnaeus memperbaharui sistem klasifikasi makhluk hidup dengan membagi dua seluruh organisme menjadi kingdom animalia dan kingdom vegetabilia. Nama vegetabilia kemudian berubah menjadi kingdom plantae hingga saat ini.

Ciri-ciri kingdom plantae

Tumbuhan mempunyai ciri-ciri khusus yang menjadi pembeda dengan animalia. Ciri-ciri tersebut adalah sebagai berikut.

  • Dinding sel tersusun dari selulosa
  • Mempunyai klorofil
  • Bersifat autotrof
  • Eukariot
  • Multiseluler
  • Dapat menyimpan cadangan makanan, tumbuhan menyimpan makanannya dalam bentuk amilum atau pati

Klasifikasi kingdom plantae

Seperti kingdom lainnya, tumbuhan juga memiliki klasifikasinya sendiri. Klasifikasi ini meliputi bryophyta, pteridophyta dan spermatophyta. Berikut ini penjelasan lebih lengkap mengenai klasifikasi dari kingdom plantae.

Bryophyta 

 Nama lain dari bryophyta adalah tumbuhan lumut. Bryophyta adalah suatu kumpulan tumbuhan kecil yang hidup di daratan bersuhu lembab. Bryophyta tidak mempunya akar, batang, dan daun sejati serta tidak memiliki pembuluh pengangkut. Bryophyta merupakan pergiliran keturunan dari tumbuhan bertalus (talofita) dan tumbuhan berkormus (kormofita). 

Jenis-jenis tumbuhan lumut terbagi menjadi tiga jenis yaitu lumut hati (hepaticopsida), lumut tanduk (anthocerotopsida), dan lumut daun (bryopsida). Adapun manfaat dari tumbuhan lumut adalah beberapa spesies sphagnum bisa menjadi obat mata dan kulit, penahan erosi, penyerap air, bisa untuk dekorasi ruangan atau akuarium, marchantia yang terdapat pada lumut bisa digunakan sebagai obat untuk penyakit hati.

Pteridophyta

 Pteridophyta adalah nama lain dari tumbuhan paku. Pteridophyta mempunyai akar, batang dan daun sejati dan berkembang biak dengan spora serta mempunyai pembuluh angkut yang lengkap yaitu xilem dan floem. Pteridophyta memiliki akar serabut dan juga mengalami pergiliran keturunan Terbagi menjadi menjadi empat kelas yaitu paku purba (psilopsida), paku kawat (lycopsida), paku ekor kuda (sphenopsida), dan paku sejati (pteropsida). Beberapa manfaat yang bisa diambil dari tumbuhan paku ini ialah dijadikan sebagai tanaman hias, bisa juga sebagai bahan makanan, pupuk tanaman, dan bagian selaginella plana pada tumbuhan paku bisa dimanfaatkan sebagai obat luka.

Spermatophyta

Spermatophyta yang kita kenal sebagai tumbuhan berbiji ini memiliki akar, batang, dan daun sejati yang sempurna. Bersifat autotrof dan dapat menghasilkan biji. Spermatophyta dibagi menjadi dua divisi yaitu gymnospermae atau tumbuhan berbiji terbuka dan angiospermae atau tumbuhan berbiji tertutup. 

Pada gymnospermae dibagi menjadi empat kelas yaitu cycadinae, ginkgoinae, coniferinae coniferales, dan gnetinae. Sedangkan angiospermae dibagi menjadi 2 kelas berdasarkan biji kepingnya yaitu dikotil dan monokotil. 

Manfaat kingdom plantae

Kingdom plantae memiliki beragam manfaat untuk kehidupan makhluk hidup lainnya. Tak terkecuali manusia. Dari manfaat di bidang sandang, pangan, papan, hingga kegiatan industri. Simak penjelasan manfaat dari kingdom plantae yang ada di bawah ini untuk menambah wawasan biologimu.

Bidang papan

Seperti yang kita ketahui, batang pohon dari spesies tertentu bisa dijadikan bahan dasar membangun rumah dan juga membuat kertas. Tidak hanya itu, ranting-ranting tumbuhan juga bisa dijadikan bahan bakar api unggun. Banyak juga jenis pohon yang batangnya dijadikan sebagai bahan pembuat alat transportasi, seperti perahu nelayan. 

Jenis tumbuhan dengan nama latin albizzia falcata atau tumbuhan sengon ini mempunya banyak manfaat. Diantaranya dimanfaatkan sebagai kerajinan tangan seperti korek api, alat musik, dan kotak cerutu serta konstruksi ringan lainnya. Bahkan pohon lontar yang buahnya sering dikonsumsi oleh manusia juga memiliki manfaat pada bagian pohon lainnya loh. Seperti batangnya yang bisa dijadikan dinding rumah untuk manusia.

Bidang sandang

Pakaian yang kamu gunakan saat ini merupakan hasil dari tumbuhan. Jenis tumbuhan rami yang menghasilkan serat linen digunakan dalam berbagai pembuatan tekstil di industri rumah tangga. Contohnya seperti handuk, taplak meja, sprei, dan lain sebagainya. Bisa juga menjadi tirai serta pakaian. Spesies tumbuhan pisang yang berjenis abaka atau manila menghasilkan serat dan menciptakan benang.

Bidang pangan

Sudah sangat jelas bahwa banyak dari nutrisi kita sebagai manusia diperoleh dari tumbuhan. Seperti padi, wortel, kentang, gandum, singkong, dan bahan makanan lainnya. Selain makanan, tumbuhan juga bermanfaat dalam asupan minuman kita. Contohnya seperti kopi, teh, bir, anggur, dan minuman lainnya. Pemanis alami juga bisa didapat dari tumbuhan yaitu tebu. 

Bidang obat-obatan

 Tidak sedikit dari umat manusia yang menggunakan berbagai jenis tumbuhan sebagai media penyembuhan penyakit. Berbagai rempah-rempah atau tumbuhan bisa digunakan sebagai obat herbal, bahan pembuatan suplemen makanan, dan juga pestisida untuk tumbuhan itu sendiri.

Fungsi estetika

Beberapa spesies dari tumbuhan seperti mawar, melati, dan tumbuhan hias lainnya biasa dijadikan penghias taman atau ruangan di rumah-rumah masyarakat. Kamu pasti sering menemuinya. Setidaknya satu rumah pasti memiliki satu tumbuhan di area rumah tersebut.

Fungsi industri

Spesies tumbuhan seperti pohon karet dimanfaatkan oleh manusia sebagai bahan utama dalam pembuatan karet. Banyak spesies dari tumbuhan yang dimanfaatkan dalam bidang industri misalnya dalam pembuatan sabun, cat, sampo, kosmetik, tinta, dan oli. 

Peran kingdom plantae

Di dalam dunia ini, peran tumbuhan sangatlah penting. Sebagai satu-satunya organisme yang dapat melakukan fotosintesis, tumbuhan menjadi pemasok oksigen terbesar di dunia mengalahkan seluruh teknologi yang ada. Selain itu, tumbuhan menjadi pemasok makanan bagi makhluk heterotrof lainnya, hal tersebut menjadikan tumbuhan sebagai produsen pada rantai makanan.

Jika kamu berpikiran bahwa tumbuhan lumut tidak memiliki peranan yang berarti, maka kamu salah. Tumbuhan kecil itu pun memiliki peranan yang penting. Terutama pada ekosistem hutan hujan tropis. Peranannya adalah sebagai penahan air. Selain menjadi penahan air, lumut juga menjadi habitat bagi organisme kecil lainnya, seperti hewan jenis invertebrata.

Dampak Kingdom Plantae

Kingdom plantae pun memberikan dampak kepada kehidupan manusia dan juga makhluk hidup lainnya. Ada dampak positif, ada pula dampak negatif. Dampak positif yang kita rasakan sudah seharusnya menjadi alasan kita untuk menjaga eksistensi kingdom plantae ini ya. Nah, berikut rangkumannya untuk kamu pahami.

Dampak positif

Banyak sekali dampak positif dari adanya tumbuhan di bumi kita. Yang paling dirasakan yaitu segarnya oksigen ketika ada banyak tumbuhan di sekitar kita.

Karena dengan kelebihan sifat autotrof pada tumbuhan, proses fotosintesis yang dilakukan menghasilkan oksigen. Oksigen ini dibutuhkan oleh hampir seluruh makhluk hidup di muka bumi. 

Selain menjadi oksigen, tumbuhan memberikan kemudahan bagi siapapun yang mengerti tentang kandungan yang ada di dalamnya. Misalnya seperti tumbuhan paku dengan spesies tertentu dapat dijadikan obat penyembuh luka ketika para pendaki gunung terluka dan tidak ada bala bantuan seperti kotak kesehatan. Dengan dampak positif yang kita rasakan, sudah sepatutnya kita sebagai manusia untuk menjaga alam.

Dampak Negatif

Terdapat beberapa jenis atau spesies dari kingdom plantae yang beracun dan berduri. Misalnya seperti pohon kaktus yang berduri, pohon ini sangat bahaya bagi manusia jika tidak berhati-hati saat memegang atau mendekatinya. Ada pula bagian dari tumbuhan yang bisa menyebabkan alergi pada orang yang sensitif yaitu bagian serbuk sari pada bunga yang terdapat di tumbuhan.

Tidak hanya itu, ada pula beberapa tumbuhan yang bisa menyebabkan gatal-gatal hingga iritasi jika menyentuhnya. Terdapat tumbuhan yang memiliki zat adiktif seperti ganja, tembakau, dan kokain yang mengakibatkan efek candu serta rusaknya organ dalam seperti paru-paru pada manusia jika dikonsumsi. Tidak hanya paru-paru, hati dan ginjal pun bisa sakit bahkan membusuk jika mengkonsumsi ketiga tumbuhan tersebut.

Demikian rangkuman materi tentang kingdom plantae yang bisa kamu pelajari. Dengan predikat sebagai produsen pada rantai makanan, mengartikan bahwa banyak makhluk hidup yang bergantung kepada kingdom yang satu ini. 

Kita sebagai manusia yang diberi kelebihan dalam berpikir harus menjaga dan melestarikan tumbuhan agar terus ada dan berkembang biak sehingga kebutuhan oksigen untuk makhluk hidup lainnya tetap terpenuhi. Mulailah menjaga lingkungan dan terus menambah eksistensi dari tumbuhan ini. Karena hasilnya pun akan kamu nikmati sepanjang hidup.