Di dalam klasifikasi makhluk hidup, terdapat 6 kingdom. Yaitu kingdom eubacteria atau bakteri, kingdom archaebacteria atau makhluk hidup eukariota, kingdom Protista, kingdom animalia atau hewan, kingdom plantae atau tumbuhan, dan kingdom fungi atau jamur. Manusia sendiri termasuk ke dalam kindom animalia karena cara perkembangbiakkannya yang mamalia

Kamu pasti pernah bukan mendengar seseorang mengatakan sesuatu tentang kingdom animalia? Atau kamu pernah mendengar dari guru biologimu? Nah, kali ini kamu akan mempelajari kingdom animalia yaitu seputar hewan. Mulai dari pengertian, pembagian divisi, hingga kepada hal-hal penting yang harus kamu ketahui seperti nama-nama hewan berbahaya bagi manusia. 

Pengertian Kingdom Animalia

Hewan atau kingdom animalia ialah organisme eukariotik yang multiseluler. Berbeda dengan tumbuhan yang mempunyai klorofil, hewan tidak bisa memproduksi makanannya sendiri. maka dari itu, hewan yang berada di alam liar harus mencari makanannya sendiri untuk terus bertahan hidup. Pada pencernaan hewan, oksigen menjadi zat yang penting dan akan dikeluarkan kembali dalam bentuk karbon dioksida sebagai zat sisa pencernaan.

Ciri khas dari sel hewan adalah tidak memiliki dinding sel. Namun, hewan memiliki banyak sekali sel otot dan sel saraf dalam tubuhnya sebagai penggerak dan respon rangsangan yang dirasakan. 

Ciri – Ciri Kingdom Animalia

Adapun kingdom animalia memiliki ciri-cirinya sebagai berikut.

  1. Multiseluler atau makhluk hidup dengan sel banyak
  2. Bersifat heterotrof atau tidak dapat membuat makanannya sendiri
  3. Membutuhkan oksigen
  4. Mempunyai sel otot dan sel saraf
  5. Pada umumnya melakukan proses reproduksi secara seksual, namun ada beberapa yang aseksual
  6. Bentuk dewasa yang selalu diploid

Klasifikasi Kingdom animalia

Di dalam kingdom animalia, ada pembagian klasifikasi berdasarkan kepemilikan tulang belakang, yaitu vertebrata dan invertebrata atau avertebrata. Intervertebra adalah hewan yang tidak memiliki susunan tulang belakang. Sedangkan vertebrata adalah kelompok hewan yang memiliki tulang belakang. Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai klasifikasi kingdom animalia.

Invertebrata

Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa hewan intervertebrata adalah hewan yang tidak mempunyai tulang belakang. Kelompok intervertebrata dibagi ke dalam delapan filum yaitu Porifera, Coelenterata, Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda, dan Echinodermata. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai filum-filum tersebut.

Porifera

Porifera adalah hewan multiseluler dengan tubuh berpori. Bersifat heterotrof, memperoleh makanannya dengan cara masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori. Habitatnya ada di dalam laut, biasanya porifera melekat pada bebatuan atau benda – benda laut yang lain. melakukan reproduksi dengan cara seksual dan aseksual.

Tahukah kamu bahwa porifera terdiri atas berbagai macam ukuran? Dari yang terkecil seperti butir beras hingga yang besarnya mencapai 2 meter. Klasifikasi lebih lanjut mengenai porifera ialah Hexactinellida, Calcarea, dan Demospongiae.

Coelenterata

Filum ini merupakan hewan multiseluler yang diploblastik, yaitu tubuhnya telah terbentuk dari beberapa jaringan, berbentuk polip dan memiliki tentakel yang bisa menyengat. Coelenterata memiliki rongga pencernaan dengan sistem saraf yang sederhana, dan juga tidak memiliki sistem ekskresi. Karena termasuk ke dalam kingdom animalia, maka filum ini juga bersifat heterotrof. Jadi filum ini menggunakan tentakelnya untuk berburu mangsa.

Kebanyakan Coelenterata hidup di air laut, namun ada juga yang berhabitat di air tawar. Hewan dari filum ini hidup dengan cara menempel pada suatu tempat yang disebut dengan polip. Coelenterata dibagi menjadi tiga kelas yaitu Anthozoa, Scyphozoa, dan Hydrozoa. Salah satu hewan Coelenterata ialah ubur-ubur yang memiliki manfaat sebagai bahan dasar pembuatan tepung ubur-ubur. Tepu ini biasa digunakan dalam industri kosmetik.

Platyhelminthes

Platyhelminthes merupakan hewan triploblastik yang memiliki bentuk tubuh simetri bilateral dengan bentuk pipih, memiliki sistem saraf, sistem pencernaan satu lubang serta tidak memiliki sistem sirkulasi. Hewan ini hidup dengan bebas di air, baik air asin maupun air tawar. Namun bisa juga hidup sebagai parasit pada hewan lainnya dan juga manusia. Memiliki sifat hermafrodit.

Nemathelminthes

Hewan ini tergolong ke dalam hewan triploblastik pseudoselomata. Memiliki bentuk tubuh simetri bilateral yang seperti bulat panjang dan dilapisi dengan kutikula. Memiliki sistem pencernaan yang lengkap, sistem sirkulasi, dan tidak mempunyai sistem respirasi serta ekskresi. Hewan ini hidup bebas namun bisa menjadi parasit. Habitatnya berada di tanah basah, dasar perairan pada air tawar, atau di laut bebas.

Pengelompokan kelas pada Nemathelminthes hanya dibagi ke dalam dua kelas yaitu nematophora dan nematoda. Adapun manfaat filum ini pada kehidupan manusia adalah sebagai pemelihara keseimbangan alam. Berperan dalam rantai makanan di alam.

Annelida

Tergolong ke dalam hewan triploblastik selomata, hewan ini mempunyai otot dan sistem pencernaan yang lengkap. Namun tidak mempunyai sistem respirasi. Sifat hewan ini adalah hermafrodit atau gonokoris. Habitatnya berada di perairan baik air laut maupun tawar, dan di tempat lembab. 

Mollusca

Hewan yang termasuk ke dalam golongan triploblastik selomata ini memiliki sistem saraf yang tersendiri. Sistem respirasinya menggunakan insang dan ekskresinya menggunakan nefridia. Klasifikasi kelas pada Mollusca dibagi menjadi tiga yaitu Gastropoda, Pelecypoda, dan Cephalopoda.

Arthropoda

Arthropoda adalah hewan dengan bentuk tubuh yang simetri bilateral dan berhabitat di alam bebas dengan hidup sebagai parasit. Tidak hanya sebagai parasit namun juga sebagai komensal dan simbiotik. Arthropoda diklasifikasikan kembali ke dalam empat kelas yaitu Arachnoidea, Myriapoda, Crustacea dan Insecta.

Echinodermata

Hewan ini bersifat dioseus yaitu…. Melakukan reproduksi dengan cara regenerasi. Dalam klasifikasinya, dibedakan ke dalam lima kelas yaitu Asteroidea, Ophiuroidea, Echinoidea, Holothuroidea, dan Crunoidea.

Vertebrata

Setelah membahas avertebrata, kini kita lanjut ke pembahasan tentang vertebrata. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang. Terdapat lima filum dalam klasifikasi vertebrata. Yaitu pisces, amfibi, reptilia, aves, dan mamalia. Berikut penjelasan lebih lanjut.

Pisces

Filum pisces biasa kita kenal dengan ikan. Habitat pisces adalah air dan bagian luar tubuhnya dilindungi dengan eksoskeleton berupa sisik. Seperti yang telah kamu ketahui bahwa ikan dapat bernafas di air karena memiliki insang. Ikan atau pisces ini merupakan hewan berdarah dingin, maka dari itu ia bisa menyesuaikan suhu tubuhnya dengan suhu air tempat tinggalnya.

Amfibi

Amfibi merupakan jenis hewan yang bisa hidup di dua alam, yaitu darat dan air. Karena hidup di dua alam, maka amfibi bernafas menggunakan paru-paru dan kulitnya. Contoh dari amfibi yaitu katak, kodok, dan salamander. Terdapat tiga ordo dalam klasifikasi amfibi yaitu Anura, Caudata, dan Gymnophiona.

Reptilia

Reptilia atau reptil merupakan hewan vertebrata pertama yang dapat beradaptasi di daerah kering. Umumnya reptile memiliki sifat autotomi atau dapat memutuskan bagian tubuh tertentu apabila dalam keadaan yang berbahaya. Banyak contoh hewan di sekitar kita yang tergolong reptil, diantaranya adalah ular, kadal, dan kura-kura. Adapun ordo dalam reptil yaitu Squamata, Crocodilia, Chelonia dan Rhynchocephalia.

Pada umumnya, reptilia bergerak dengan cara melata, namun ada beberapa reptil yang memiliki kaki seperti kura-kura. Berbeda dengan ular, tubuh kura-kura dilindungi dengan pelindung bernama karapaks. Begitupun dengan penyu.

Aves

Aves merupakan nama ilmiah dari burung. Bulu pada burung terdiri dari filoplumae sebagai sensoris, plumulae sebagai isolator, dan plumae yang berfungsi sebagai sensor terbang. Berbeda dari filum-filum di atas, burung merupakan hewan berdarah panas. Filum aves memiliki 27 ordo mulai dari Apterygiformes hingga Passeriformes.

Mamalia

Mamalia adalah satu-satunya kelas hewan yang mempunya kelenjar susu dengan nama ilmiah mammae gland dan juga rambut yang menutupi seluruh badannya. Mamalia ada tiga macam yaitu mamalia bertelur seperti platypus, mamalia berkantung seperti kangguru dan koala, serta mamalia berplasenta seperti kucing, anjing, dan manusia. Ordo dari mamalia terdiri atas 16 ordo.

Karena bernafas menggunakan paru-paru maka mamalia memiliki otot diafragma yang terletak di bawah paru-paru. Berbeda dengan yang lain, suhu tubuh pada mamalia diatur oleh hipotalamus. Hipotalamus adalah bagian otak yang berfungsi terhadap kepekaan suhu dan merupakan pusat kontrol autonom.

Struktur tubuh kingdom animalia

Struktur tubuh pada hewan terbagi menjadi tiga bagian yaitu lapisan tubuh, rongga tubuh atau selom, dan simetri tubuh. Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai struktur tubuh hewan.

Lapisan tubuh

Lapisan tubuh akan terbentuk ketika hewan beranjang dewasa. Lapisan ini terbagi menjadi dua yaitu :

  1. Hewan diploblastik yaitu hewan yang mempunyai dua lapisan tubuh. Antara lain lapisan dalam atau endoterma dan lapisan luar atau ektoderm.
  2. Hewan triploblastik yaitu hewan dengan tiga lapisan tubuh. Antara lain endoterma, mesoderma atau lapisan tengah, dan eksoderma yang merupakan lapisan luar.

Rongga tubuh (silom)

Pada hewan triploblastik, dibagi  lagi menjadi tiga macam berdasarkan rongga tubuh yang dimilikinya. Kelompok tersebut antara lain :

  1. Aselomata atau hewan tanpa rongga tubuh
  2. Pseudoselomata atau hewan yang memiliki rongga tubuh berisi cairan pemisah dinding tubuh luar dengan alat pencernaan.
  3. Selomata atau hewan yang memiliki rongga tubuh berisi cairan namun memiliki batas yang berasal dari jaringan mesoderma.

Simetri tubuh

Berdasarkan simetri tubuhnya, hewan dibagi menjadi dua yaitu sebagai berikut.

  1. Simetri radial
    Simetri radial adalah hewan yang memiliki bentuk tubuh melingkar. Hewan yang seperti ini disebut juga dengan hewan radiata. Contohnya adalah cnidaria, Echinodermata, dan porifera.
  2. Simetri bilateral
    Jika hewan dengan simetri radial adalah hewan dengan tubuh melingkar, maka hewan simetri bilateral adalah hewan yang mempunyai susunan tubuh yang sama ketika dibelah lurus dari depan ke belakang.

Contoh Kingdom Animalia

Seperti yang sudah dijelaskan bahwa kingdom animalia terbagi menjadi dua yaitu invertebrata dan vertebrata. Berikut beberapa contoh yang bisa kamu pelajari.

Contoh Hewan Invertebrata

Sebelumnya sudah terdapat penjelasan berupa macam-macam filum invertebrata. Berikut beberapa contohnya yang bisa kamu temukan di sekitar rumahmu.

  • Siput
  • Kecoa
  • Udang
  • Capung
  • Serangga
  • Cacing
  • Bintang laut
  • Cumi-cumi
  • Ubur-ubur

Contoh Hewan Vertebrata

Setelah contoh hewan invertebrata kamu kenal, maka sekarang kamu akan mempelajari beberapa contoh hewan vertebrata seperti yang ada di bawah ini.

  • Katak
  • Kelelawar
  • Merpati
  • Ayam
  • Cicak
  • Kambing
  • Sapi
  • Hiu
  • paus