Ketika belajar tata bahasa Inggris, tentu kita pernah mendengar istilah seperti simple present tense, simple past tense, past future tense dan sebagainya. Istilah-istilah tersebut merupakan bentuk-bentuk dari tenses (bentuk kata kerja).

Dalam bahasa Inggris, terdapat 16 bentuk tenses yang menunjukkan peristiwa atau kejadian yang terjadi pada masa lampu, sekarang dan masa yang akan mendatang. Secara umum, bentuk dasar dari tenses dalam bahasa Inggris ada tiga, yaitu sebagai berikut.

Present Tense

Present tense merupakan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan peristiwa atau kejadian yang terjadi pada masa sekarang dan/atau untuk menyatakan pernyataan yang umum. Present tense terdiri dari empat jenis sebagai berikut.

a. Simple present tense

Simple present tense merupakan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan tindakan atau perbuatan yang berulang. Tindakan atau perbuatan tersebut dapat berupa berbagai hal, seperti kebiasaan, hobi, aktivitas rutin, acara yang berulang, emosi, keinginan dan sebagainya. Secara rinci, simple present tense dapat digunakan pada situasi berikut.

  • Untuk menggambarkan tindakan yang sering terjadi, seperti kebiasaan atau rutinitas sehari-hari
  • Untuk mengungkapkan fakta atau hal-hal yang bersifat umum dan universal, seperti hukum alam, teori, kepastian dan sebagainya. Selain itu, halhal yang menurut kita benar ataupun salah dapat dinyatakan dalam bentuk simple present tense
  • Untuk enyatakan acara atau kejadian atau peristiwa yang sudah pasti akan terjadi, misalnya hari kemerdekaan Indonesia akan jatuh setiap tanggal 17 Agustus
  • Untuk menyatakan situasi yang permanen atau telah berlangsung lama

Dalam penulisannya, simple present tense memiliki rumus yang bergantung pada jenis dan bentuk kalimat sebagai berikut.

Berdasarkan rumus tersebut diatas, dapat dibuat contoh kalimat seperti berikut.

(+) I live in Jogja // you are a student

(-) I do not live in Jogja // you are not a student

(?) do I live in Jogja? // are you a student?

b. Present continuous tense

Present continuous tense digunakanuntuk menyatakan suatu peristiwa atau tindakan yang berkelanjutan atau untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa sedang terjadi atau akan segera terjadi. Selain itu, present continuous tense juga dapat digunakan untuk menyatakan peristiwa-peristiwa seperti berikut.

  • Menyatakan kegiatan yang sedang berlangsung; yang mana dalam kegiatan tersebut dibutuhkan waktu tertentu untuk menyelesaikannya
  • Menyatakan kegiatan yang bersifat sementara atau memiliki jangka waktu yang terbatas
  • Menyatakan ekspresi kemarahan atas suatu kejadian yang telah terjadi pada saat ini atau masa sekarang
  • Menyatakan peristiwa atau tindakan yang terjadi pada saat orang tersebut berbicara atau menyampaikan
  • Menyatakan kejadian yang telah direncanakan atau akan terjadi dengan segera

Kalimat dalam bentuk present continuous tense dapat dibuat menggunakan rumus seperti berikut.

Berdasarkan rumus tersebut, berikut diberikan contoh dari kalimat yang berbentuk siple continuous tense.

(+)  I am working at office

(-) I am not working at office

(?) am I working at office?

c. Present perfect tense

Untuk menyatakan kejadian yang telah terjadi dan masih berlangsung pada waktu saat ini, kita dapat menggunakan present perfect tense. Bentuk kata kerja ini dapat digunakan dalam beberapa keadaan seperti berikut.

  • Menyatakan peristiwa yang telah terjadi dan masih berlangsung sampai saat ini
  • Menyatakan suatu aktivitas yang terjadi dan berpengaruh sampai saat ini
  • Menyatakan suatu peristiwa yang terjadi pada masa lampau namun kepastian waktu terjadinya tidak diketahui

Rumus untuk menggunakan kalimat present perfect tense adalah sebagai berikut.

Berdasarkan rumus simple continuous perfect tense tersebut diatas, berikut adalah contoh penggunaannya dalam beberapa bentuk kalimat.

(+) she have see that movie many times

(-) she have not see that movie many times

(?) have she see that movie many times?

d. Present perfect continuous tense

Bentuk kalimat present perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan tindakan atau peristiwa yang sedang berlangsung sebelum beberapa tindakan atau situasi lain. Oleh karenanya, bentuk kalimat ini mengacu pada tindakan yang dilakukan pada masa lampau dan masih berlanjut sampai saat ini.

Selain itu, bentuk kalimat present perfect continuous tense dapat juga digunakan untuk menjelaskan beberapa kondisi seperti berikut.

  • Untuk menyatakan kegiatan atau keadaan yang bersifat sementara
  • Untuk menunjukkan bahwa suatu aktivitas yang diulai pada masa lalu maih terjadi sampai masa sekarang
  • Untuk menyatakan pekerjaan yang dimulai pada masa lalu dan baru selesai selesai dilaksanakan

Untuk membuat kalimat present perfect continuous tense, rumus berikut dapat diterapkan.

(+) subjek+have/has+been+V1+ing

(-) subjek+have/has+not+been+V1+ing

(?) have/has+subjek+been+V1+ing+?

Past Tense

Bentuk dasar tenses dalam bahasa Inggris adalah past tense. Bentuk kalimat ini berkaitan denga segala peristiwa atau kejadian yang terjadi pada lampau. Bentuk ini menggunakan kata kerja bentuk kedua, baik yang beraturan (regular verb) maupun tidak beraturan (irregular verb). Secara rinci, bentuk past tense dibagi menjadi delapan kategori seperti berikut.

a. Simple past tense

Bentuk kalimat ini digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kejadian pada masa lampau yang telah selesai. Peristiwa tersebut dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama maupun tidak. Selain itu, pekerjaan tersebut dapat terjadi satu demi satu secara berurutan. Secara rinci, simple past tense dapat digunakan pada situasi seperti berikut.

  • Untuk menyatakan peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau dan fakta-fakta sejarah
  • Untuk menyatakan beberapa pekerjaan pada masa lampau yang terjai satu demi satu secara berurutan
  • Untuk menyatakan peristiwa pada masa lampau yang telah terjadi, baik dalam jangka waktu yang lama maupun sebentar.

Berikut adalah rumus yang digunakan untuk membuat kalimat simple past tense.

Untuk memudahkan kita dalam memahami rumus tersebut diatas, berikut disajikan cotoh pada masing-masing jenis kalimat.

(+) Budi went to London yesterday

(-) Budi did not go to London yesterday

(?) did Budi go to London yesterday?

b. Past continuous tense

Bentuk kalimat past continuous tense digunakan untuk menunjukkan suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam kurun waktu tertentu. bentuk ini juga digunakan untuk menyatakan sesuatu yang terjadi sebelum masa sekarang dan masih berlangsung sampai saat ini. Secara rinci, penggunaan bentuk kalimat tersebut adalah pada situasi seperti berikut.

  • Untuk membicarakan dua atau lebih suatu kegiatan atau peristiwa yang terjadi pada waktu yang sama. Biasanya, bentuk kalimat ini ditandai dengan penggunaan kata when atau while untuk menghubungkan kedua peristiwa tersebut.
  • Untuk menyatakan seuatu yang berlangsung selama kurun waktu tertentu pada masa lampau dengan durasi waktu yang tidak diketahui secara pasti.
  • Untuk menyatakan satu aktivitas yang sedang terjadi namun terganggu oleh aktivitas lain pada masa lampau. Biasanya, dalam kalimat ini terdapat kata when atau while untuk menghubungkan kedua aktivitasnya.

Rumus membuat kalimat past continuous tense adalah sebagai berikut.

Jenis kalimatRumus kalimat
PositifS+was/were+V1+ing+O
NegatifS+was/were+not+V1+ing+O
InterogatifWas/were+S+V1+ing+O?

Berdasarkan rumus tersebut diatas, berikut diberikan contoh untuk lebih mudah memahaminya.

(+) budi was studying yesterday

(-) budi was not studying yesterday

(?) what was budi studying yesterday?

c. Past future tense

Past future tense digunakan untuk menjelaskan tindakan atau peristiwa yang telah direncanakan dan/atau dijanjikan pada masa mendatang pada waktu yang telah berlalu. Selain itu, bentuk kalimat ini juga dapat digunakan untuk menyatakan peristiwa atau tindakan yang sudah mejadi keharusan; mempersilakan orang lain untuk mengerjakan sesuatu; dan untuk menyatakan suatu kejadian yang tidak terjadi pada waktu yang lampau dan waktu sekarang.

Untuk membuat kalimat past future tense, rumus berikut perlu dipelajari.

Contoh kalimat berdasarkan rumus tersebut diatas adalah seperti berikut.

(+) you said you would remember him

(-) you said you would not remember him

(?) would you say remember him?

d. Past perfect tense

Past perfect tense digunakan untuk memberi penekanan bahwa peristiwa atau kejadian pada masa lampau sudah terjadi sebelum peristiwa lain terjadi pada masa lampau. Secara rinci, bentuk kalimat ini dapat digunakan untuk mengungkpkan harapan atau niat atau rencana yang tidak direalisasikan; untuk menunjukkan ketidakpuasan terhadap sesuatu pada masa lampau yang biasanya ditandai dengan penggunaan kata seperti I wish atau if only.

Rumus bentuk kalimat ini adalah sebagai berikut.

Jenis kalimatBentuk kalimat
PositifS+had+V3+O
NegatifS+had+not+V3+O
InterogatifHad+S+V3+O+?

Contoh kalimat:

(+) she asked if I had watch Titanic

(-) you might have been so tired when you stopped playing

(?) had you got some water after you took your pill that night?

e. Past perfect continuous tense

Bentuk kalimat ini digunakan untuk membicarakan peristiwa atau kejadian yang sedang berlangsung sebelum beberapan peristiwa lain terjadi. Rumus kalimatnya hampir seperti past perfect tense, namun terdapat penambahan been setelah had/have.

Jenis kalimatRumus kalimat
PositifS+had+been+V1+ing+O
NegatifS+had+not+been+V1+ing+O
InterogatifHad+S+been+V1+ing+O+?
f. Past future perfect tense

Past future perfect tense adalah bentuk karja yang digunakan untuk menyatakan peristiwa pada masa lampau yang mana peristiwa tersebut direncanakan, dijanjikan atau sudah dilakukan sebelum waktu tertentu pada masa mendatang dari sudut pandang masa lampau. Tenses ini merupakan bentuk masa lampau dari present future perfect tense. Rumus kalimatnya adalah sebagai berikut.

Bentuk kalimatRumus kalimat
PositifS+would/should+have+V3/past participle
NegatifS+would/should+not+have+V3past participle
InterogatifWould/should+S+have+V3/past participle+?

Contoh kalimat yang menggunakan bentuk kalimat tersebut diatas adalah sebagai berikut.

(+) she would have seen the car accident on the street

(-) we should not have read this information

(?) would she have seen the car accident on the street

g. Past future continuous tense

Bentuk kalimat ini digunakan untuk menyatakan dua peristiwa atau kejadian yang diprediksi akan sedang terjadi pada masa lampau; menyatakan kembali suatu hal yang diyakini benar-benar akan terjadi; dan untuk menyatakan kembali peristiwa yang akan sedang terjadi dilakukan pada waktu spesifik pada masa lampau. Rumus dari bentuk kalimat tersebut adalah sebagai berikut.

Bentuk kalimatRumus kalimat
PositifS+should/would+be+V+ing+O
NegatifS+should/would+not+be+V+ing+O
InterogatifShould/would+S+be+V+ing+O+?
h. Past future perfect continuous tense

Bentuk kalimat past future perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan suatu kegiatan yang diperkirakan akan sudah dilaksanakan pada kurun waktu tertentu. rumus dari bentuk kalimat ini adalah sebagai berikut.

Jenis kalimatRumus kalimat
PositifS+would+have been+V+ing
NegatifS+would+not+have been+V+ing
InterogatifWould+S+have been+V+ing+?

Contoh kalimat yang berbentuk tenses tersebut diatas adalah sebagai berikut.

(+) I would have been living ere for ten years by last June

(-) I would not have been living here for ten years by last June

(?) would I have been living here for ten years by last June?

Future Tense

Bentuk future tense merupakan bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kejadian pada masa mendatang. Bentuk ini terdiri dari empat kategori tenses sebagai berikut.

a. Simple future tense

Bentuk kalimat ini digunakan untuk menyatakan peristiwa yang akan terjadi pada masa mendatang. Bentuk ini terdiri dari dua kategori, yaitu will+verb dan to be+going to verb. Kalimat dalam bentuk simple future tense dapat digunakan untuk mengucapkan janji; membuat perencanaan berdasarkan pengalaman atau intuisi diri; dan untuk membicarakan kejadian yang akan terjadi yang mana kita tidak memiliki kuasa pengaruh terhadap peristiwa tersebut.

Berikut adalah rumus untuk membuat kalimat simple future tense.

Contoh kalimatnya antara lain seperti berikut.

(+) my wife will be here tomorrow

(-) I will not call you tomorrow

(?) what are you going to do this month?

b. Future continuous tense

Bentuk tenses ini digunakan untuk menyatakan bahwa subjek akan melakukan sesuatu pada waktu yang sudah ditentukan di masa depan. Bentuk kalimat tersebut memiliki rumus sebagai berikut.

Jenis kalimatRumus kalimat
PositifS+will+be+V1+ing+O/adverb;
S+will+be+noun/djective/adverb
NegatifS+will+not+be+V1+ing+O/adverb;
S+will+not+be+noun/adjective/adverb
InterogatifWill+S+not+be+V1+ig+O/adverb+?;
Will+S+be+noun/adjective/adverb+?
c. Future perfect tense

Bentuk kalimat ini digunakan untuk mengungkapkan keadaan yang akan berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan pasti terjadi pada masa mendatang. Rumus dari bentuk kalimat ini adalah sebagai berikut.

Jenis kalimatRumus kalimat
PositifS+will+have+V3
NegatifS+will+not+have+V3
InterogatifWill+S+have+V3+?
d. Future perfect continuous tense

Future perfect continuous tense merupakan bentuk kalimat yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa atau kejadian yang akan dilakukan sebelum jangka waktu tertentu dan selesai sebelum masa mendatang. Rumus bentuk kalimat tersebut adalah sebagai berikut.

1. Rumus kalimat positif

S+will/shall+have+been+V1+ing+O+since/for+keterangan waktu

2. Rumus kalimat negatif

S+will/shall+not+have+been+V1+ing+O+sincefor+keterangan waktu

3. Rumus kalimat interogatif

Will/shall+S+have+been+V1+ing+O+since/for+keterangan waktu

Berdasarkan ketiga rumus tersebut diatas, berikut diberikan contoh masing-masing setiap rumus.

(+) I shall have been sleeping under the sky since 8 P.M

(-) he will not have been running with his sister for 2 minutes

(?) will you have been sitting with your boyfriend for 1 hours?

Sumber referensi: www.intraxenglish.com