Selalu ada fakta dan tanggapan di dalam teks yang bisa ditemukan dan ditentukan setiap kita membaca sebuah bacaan. Namun, tidak semua orang mengetahui cara menentukan fakta dan tanggapan dalam teks tersebut. Untuk lebih memahaminya, berikut kita akan menentukan bagaimana cara membedakan fakta dan bagaimana cara menentukan tanggapan dalam sebuah teks. Jadi, kita harus mencari tahu terlebih dahulu pengertian fakta dan juga pengertian tanggapan.

Pengertian Fakta

Fakta adalah bentuk informasi yang bisa kita dapatkan berdasarkan kejadian nyata ataupun peristiwa yang sudah terjadi dan bisa dibuktikan secara ilmiah. Sebuah fakta tidak bisa diragukan kebenarannya, sebab fakta memiliki bukti-bukti yang bisa dipertanggung jawabkan. Fakta ini merupakan sebuah hasil pengamatan yang sudah dilakukan namun tetap menggunakan penilaian secara objektif bukan subjektif. Dan tentu saja kebenarannya bisa dibuktikan atau diverifikasi. Jadi, semua informasi dengan beragam bukti-bukti yang valid maka ini sudah disebut dengan sebuah fakta.

Ciri-ciri Fakta

Adapun ciri-ciri fakta adalah:

·  Memiliki sifat yang objektif dan kebenarannya juga sudah bisa dibuktikan dengan baik.

·  Memiliki serangkaian bukti atau data-data penunjang yang valid dan akurat.

·  Sudah dibuktikan dengan berbagai penelitian atau sudah pernah disaksikan oleh khalayak banyak.

Ciri-Ciri Kalimat Fakta Dalam Teks

Untuk bisa menentukan mana kalimat fakta dan opini dalam sebuah teks, tentunya kita harus bisa membedakannya. Salah satu cara untuk membedakannya adalah dengan menentukan ciri-cirinya, yakni:

Data Yang Valid

Jika kita sedang membaca sebuah teks yang berisikan kalimat fakta, maka kita bisa menemukan beragam data yang valid dan kebenarannya bisa dipertanggungjawabkan. Kalimat fakta dalam sebuah teks ini bisa berbentuk tanggal, bilangan statistik maupun tempat dan waktu kejadian perkara.

Bersifat Objektif

Sifat objektif yang dikandung dalam sebuah kalimat fakta merupakan pernyataan yang disetujui oleh hampir semua orang. Yakni, sebuah pernyataan yang secara umum memiliki kebenaran dengan informasi-informasi yang dibenarkan.

Sudah Terjadi

Salah satu ciri-ciri kalimat fakta yang bisa kita temukan dengan mudah adalah hal yang memang sudah terjadi dan bukan tebak-tebakan semata. Baik itu rangkaian peristiwa yang bisa disaksikan secara langsung, maupun yang bisa kita cari beritanya lewat media apapun.

Pengertian Tanggapan atau Opini

Berbeda dengan fakta, opini ini merupakan gagasan, pendapat atau sebuah ide hasil pemikiran seseorang. Tentu saja, kebenaran dari ide tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya walaupun diracik dengan pemikiran yang tajam. Opini ini memang bisa berubah menjadi fakta jika nantinya prediksi tersebut benar-benar terjadi. Hanya saja, kebenarannya tetap bersifat relatif.

Ciri-ciri Opini

Beberapa ciri-ciri yang dimiliki oleh opini, yakni:

·  Sifatnya masih bersifat subjektif dan kebenarannya masih patut untuk diteliti atau diuji.

·  Belum diikuti dengan informasi atau data-data pendukung yang jelas.

·  Berupa pendapat dan belum benar-benar terjadi.

Ciri-ciri Kalimat Opini Dalam Teks

Beberapa ciri-ciri kalimat opini yang bisa kita temukan dalam teks bacaan adalah:

Pendapat Pribadi

Tentu saja, jenis kalimat opini yang bisa kita temukan di dalam teks berupa pernyataan pribadi oleh kita maupun orang lain. Atau bisa saja prediksi yang dilakukan oleh sebagian ahli-ahli di bidang tertentu. Dimana kebenarannya masih bersifat diragukan.

Subjektif

Berbeda dengan fakta yang bersifat objektif, opini lebih bersifat subjektif. Yakni akan lebih berpihak kepada sebuah pihak tertentu. Jadi, pendapat ini tidaklah bersifat netral sama sekali.

Kata Bersifat Relatif

Sifat relatif yang dikandung dalam kalimat opini ini menyatakan ada banyak variasi kebenaran yang mungkin ditemukan. Sebab, isian opini ini akan bergantung kepada siapa yang mencetuskannya. Untuk itulah opini lebih bersifat subjektif.

Perbedaan Fakta Dan Tanggapan

Seharusnya, dari data-data yang sudah kita kumpulkan di atas, kita bisa menyimpulkan dan membedakan mana fakta an tanggapan dalam sebuah teks, bukan? Sebab, ada banyak perbedaan mendasar yang membedakan keduanya. Seperti fakta yang merupakan rangkaian peristiwa, data dan informasi akurat dan kebenarannya bisa dibuktikan. Hal yang tertulis dalam kalimat fakta tidak bisa diragukan dan bisa dengan mudah kita temukan sumber datanya.

Sedangkan, sebuah tanggapan atau yang dikenal dengan istilah opini ini bisa jadi benar dan bisa jadi tidak adanya. Sebab, opini adalah sebuah tanggapan yang terjadi atas sebuah fakta lapangan yang berlaku. Tentu saja setiap orang akan memiliki tanggapan dan pemikiran berbeda-beda terhadap sebuah masalah. Nah, kebenarannya hanya akan ditemukan dengan rangkaian fakta atau informasi pendukung.

Cara Mudah Membedakan Fakta dan Tanggapan

Untuk membedakan dengan mudah maka kita perlu mengetahui kebenaran dari kalimat tersebut. Apakah memang diikuti dengan data-data yang akurat? Apakah kejadiannya bisa dilihat dan dirasakan oleh banyak orang? Apakah memang ada bukti penunjang yang menyatakan hal tersebut bukanlah fiktif semata? Untuk kalimat tanggapan alias opini, kita bisa melihat dari susunan penggunaan kata-katanya. Seperti menggunakan kata seharusnya, kemungkinan, bisa jadi atau kalimat yang memprediksikan sesuatu. Penggunaan kalimat-kalimat ini menyatakan pendapat tersebut masih dalam tahapan pemikiran dan belum terlaksana keseluruhan.

Contoh Kalimat Fakta dan Pendapat

Agar lebih mudah membedakannya, maka berikut contoh kalimat fakta maupun kalimat pendapat, yaitu:

Contoh Fakta

Untuk penulisan fakta dalam bentuk teks atau bacaan adalah:

Akibat maraknya penularan COVID-19 alias virus Corona, jam belajar anak-anak semakin berkurang. Hal ini dikarenakan pembelajaran yang ditunda dan sekolah yang diliburkan untuk mengurangi dampak penyebaran virus tersebut. Namun, tidak hanya anak-anak yang mengalami dampak seperti ini, para orang tua dan pekerja juga merasakan hal yang sama. Banyak yang terpaksa menggunakan sistem work from home atau bahkan di PHK.

Contoh penulisan kalimat fakta :

·  Kucing memiliki kaki empat, begitu juga dengan sapi.

·  Gula merupakan pemanis yang bisa menambahkan rasa manis pada minuman dan makanan.

·  Oksigen sangat penting untuk kehidupan manusia.

Contoh Pendapat

Berikut contoh penulisan pendapat di dalam teks:

Seharusnya, ditetapkan peraturan tegas tentang himbauan untuk menjaga jarak dan mengisolasi diri selama 14 hari dirumah terkait penyebaran virus ini. apalagi jumlah korban kian bertambah dan diharapkan pemerintah bisa mengkarantina wilayah. Sehingga kemungkinan penyebaran wabah ini bisa ditekan dengan baik dan tidak mendapatkan penambahan angka korban yang terjangkit wabah tersebut.

Contoh kalimat pendapat:

·  Ibu kemungkinan tidak akan pergi ke Semarang lagi agar tidak tertular virus tersebut.

·  Rumah baru ana sangatlah indah menurut Vevi.

·  Makanan apapun yang dibuat oleh Ibu merupakan makanan paling enak bagi kami.

Dari cotoh penulisan kalimat fakta dan pendapat diatas, maka kita bisa menarik kesimpulan dimana fakta digunakan sebagai dasar penarikan sebuah pendapat atau opini. Sebab, adanya data-data dan informasi yang ada di dalam sebuah fakta menyebabkan banyak orang menyuarakan pendapat mereka. Jadi, pendapat dan fakta akan selalu memiliki hubungan timbal balik.