Pasti kamu pernah mengunjungi suatu tempat yang terdapat lumutnya. Tidak perlu jauh-jauh, kamu bisa saja menemukan lumut di sekitar rumahmu. Biasanya lumut hidup di area yang jarang terkena sinar matahari dan bersuhu lembab. Jika kamu menemukan bangunan yang sudah lama tidak terpakai, pasti di sana terdapat tanaman liar yang menyelimuti dinding atau halaman bangunan tersebut.

 Apakah dengan fenomena seperti itu kamu tidak bertanya-tanya? Mengapa di lingkungan yang tidak terawat seperti masih bisa ada tumbuhan yang hidup. Nah, itu semua berkat adanya lumut. Tumbuhan lumut yang tergolong ke dalam kingdom plantae ini sangat bermanfaat bagi kehidupan di bumi walaupun jarang diperhatikan oleh kita. Banyak manfaat yang bisa diambil hanya dari tumbuhan kecil makroskopis ini.

Manfaat Lumut Bagi Ekosistem

Kali ini kamu akan mempelajari berbagai manfaat dari lumut untuk ekosistem atau kehidupan di bumi ini. Berikut rangkuman materinya untuk kamu pahami secara mendalam.

Sebagai vegetasi perintis

Lumut yang hidup di suatu permukaan pasti akan menghasilkan tumbuhan lain dalam jangka waktu yang lama. Contoh seperti lumut di tempat lembab yang tidak terawat. Ketika lumut tersebut tumbuh, selanjutnya akan ada organisme lain seperti jamur atau tumbuhan liar yang tumbuh. Hal ini dikarenakan zat rizoid pada lumut yang dapat membuat rapuh bebatuan atau suatu permukaan dan akhirnya menjadi tanah.

Sebagai obat penyakit Hepatitis C

Tumbuhan lumut hati (hepaticopsida) memiliki zat tertentu yang bisa menjadi obat untuk penderita penyakit hepatitis C. Cara meracik obatnya pun mudah. Kamu hanya perlu mengumpulkan 10 gram lumut hati dan 500 cc air. Cuci bersih lumut hati dan tiriskan sebentar di bawah sinar matahari selama 10 menit. Kemudian rebuslah tirisan lumut hati tersebut hingga air yang menyusut setengah. Biarkan dingin lalu minumlah 3 kali sehari.

Tidak hanya untuk penyakit hepatitis, lumut hati juga bisa menjadi obat penumbuh rambut. Jadi jika kamu memiliki masalah rambut, cobalah menggunakan lumut hati sebagai obat penyembuhan masalah rambut yang kamu alami tersebut. manfaat lainnya yaitu sebagai obat penghilang racun akibat gigitan ular. Jenis lumut yang digunakan untuk hal tersebut adalah Marchantia polymorpha.

Sebagai tempat penyimpanan telur ikan

 Tumbuhan lumut tanduk (anthocerotopsida) biasa hidup di daerah dengan tingkat kelembapan yang tinggi. Lumut ini biasa ditanam di bagian dasar akuarium ikan agar ikan bisa menyimpan telurnya di sana. Secara alami, lumut tanduk hidup di dasar selokan yang bersih dengan fungsi yang sama yaitu menjadi habitat bagi telur-telur dari organisme lain yang hidup di sekitarnya.

Sebagai bahan komoditi bisnis

Di dunia ini terdapat suatu market yang mengumpulkan lumut untuk digunakan sebagai bahan dasar dalam produksi sesuatu. Dengan begitu, lumut juga bisa dijadikan sebagai komoditi bisnis. Dengan kesulitan pengumpulannya, lumut bisa saja menjadi komoditas bisnis yang mahal. Hal ini bisa menjadikan lumut sebagai peluang bisnis untuk para pengusaha di luar sana.

Selain menjadi bahan dasar produksi suatu barang, lumut bisa juga dijadikan komoditi bisnis sebagai bahan untuk mendekorasi suatu bangunan atau ruangan. Sebenarnya banyak kegunaan dari lumut untuk bidang industri atau produksi.

Sebagai bahan bakar skala kecil

Tahukah kamu bahwa lumut jenis tertentu bisa menjadi bahan bakar? Tepatnya lumut jenis sphagnum yang tumbuh di daerah pertambangan. Jika lumut ini dalam keadaan kering, bisa dijadikan sebagai bahan bakar untuk alat penerangan. Dengan begitu, para pekerja tambang akan sangat terbantu dengan adanya lumut ini.

Sebagai medium pertumbuhan tanaman hortikultura

Masih dalam lingkup lumut sphagnum, jenis cristatum dan sub nitens bisa menjadi medium pertumbuhan oleh tanaman – tanaman hortikultura, misalnya seperti tanaman sayur dan buah. Tanaman hortikultura sendiri adalah tanaman yang dapat dibudidayakan.

Sebagai bahan pembuatan obat kulit

China bisa dibilang seperti gudangnya obat herbal. Dahulu china menggunakan tumbuhan lumut sebagai obat untuk penyakit kulit. Obat ini dibuat dalam ramuan obat tradisional. Kini, cara china tersebut sudah diadaptasi ke dalam dunia medis. Dengan begitu manusia jadi lebih mudah dalam mengobati sakit kulit yang dideritanya. Mereka hanya tinggal membeli obat tersebut di apotik, tidak seperti warga china dahulu.

 Bahan pembuatan obat mata

Salah satu sifat lumut yaitu bisa menjadi antibakteri. Dengan sifat inilah dunia medis mengadopsi lumut sebagai bahan pembuat obat mata dan juga mengobati penyakit mata lainnya. maka tidak heran bila di dalam kandungan obat mata terdapat nama ilmiah dari jenis-jenis lumut. Misalnya seperti conocephalum conocium.

Sebagai obat penyakit jantung

Salah satu obat untuk menyembuhkan penyakit jantung mempunyai bahan dasar dari lumut. Jenis lumut yang digunakan dalam obat ini adalah lumut cratoneuron filicinum yang memiliki fungsi menormalkan detak jantung manusia.

Sebagai obat luka bakar

Dahulu china menggunakan lumut saat ingin mengobati permukaan kulit yang terluka, seperti tergores atau terbakar. Seiring berkembangnya zaman, dunia medis memperbaharui cara penggunaan lumut tersebut menjadi obat antiseptik. Jenis lumut yang digunakan oleh china dalam metode pengobatan ini adalah jenis frullania tamarisci yang memiliki sifat seperti antiseptic.

Sebagai zat anti kanker

Sifat antibakteri atau antiseptic pada lumut dipercaya oleh beberapa ahli bisa menjadi zat anti kanker. Maka pertumbuhan kanker yang terjadi di dalam tubuh bisa dicegah dengan obat yang mengandung lumut di dalamnya.

Untuk meningkatkan kualitas udara

Karena lumut tergolong ke dalam kingdom plantae yang berklorofil dan berfotosintesis, maka lumut juga menciptakan oksigen. Maka tidak heran jika eksistensi lumut bisa mengubah kualitas udara di sekitar tanaman ini tumbuh. Jika kualitas udara di kamarmu ingin menjadi lebih baik, kamu bisa menggunakan lumut ini yang diletakkan di dinding atau di dekat jendela tempat sirkulasi udara berlangsung.

Mengurangi udara dari debu

Lumut bisa menjadi habitat bagi beberapa organisme kecil termasuk bakteri yang menjadi dekomposisi zat organik. Dengan begitu, lumut sangat efektif dalam mengurangi debu di udara. Kamu bisa mencobanya dengan meletakkan beberapa lembaran lumut di permukaan dinding atau bisa juga di media tanam seperti pot. Perhatikan perubahan udara yang dihasilkan setelah beberapa lama tumbuhan itu ada di ruangan tersebut.

 Dapat membuat suhu ruangan menjadi lebih sejuk

Dengan adanya lumut yang ditanamkan di dinding ruangan, akan terjadi proses evapotranspirasi. Dengan proses ini, air akan menembus lumut dan kemudian diuapkan ke atmosfer sekitarnya. Jadi ketika musim panas, ruangan tetap terasa sejuk. Sedangkan saat musim hujan, ruangan tidak akan menjadi sangat dingin karena lumut juga mempunyai lapisan isolasi sehingga akan tetap terasa hangat.

Lumut sebagai penyeimbang ekosistem

Lumut jenis bryopsida memiliki dua fungsi yaitu menyerap dan melepaskan air. Fungsi ini membantu organisme kecil untuk tetap hidup di lingkungannya. Selain fungsi tersebut, lumut juga melepaskan asam ke ekosistem yang lain. Dengan adanya lumut ini, ekosistem alam di hutan hujan tropis jadi lebih terjaga. 

Menjadi penahan air

Sifat lumut juga sama seperti tumbuhan yang hidup di area perbatasan air dan darat. Lumut bisa menjadi penahan erosi. Selain itu bisa mengurangi bahaya banjir dan mampu menyerap air, jadi kebutuhan air pada musim kemarau akan tetap terpenuhi bagi organisme di sekitarnya.

Itu dia beberapa manfaat lumut dalam ekosistem kita. Nah selanjutnya ada rangkuman singkat mengenai klasifikasi lumut untuk bisa kamu pahami. 

Tentang lumut

Lumut ialah suatu tumbuhan kecil yang berhabitan di tempat bersuhu lembab. Biasanya di dataran tinggi. Tumbuhan lumut dengan nama Latin Bryophyta ini merupakan tumbuhan hasil pergiliran keturunan. Iaitu dari tumbuhan bertalus (talofita) dengan tumbuhan berkormus (kormofita). Tumbuhan lumut sendiri terbagi menjadi tiga jenis iaitu lumut hati (hepaticopsida), lumut tanduk (anthocerotopsida), dan lumut daun (byropsida).

Klasifikasi Lumut

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa lumut terklasifikasi menjadi tiga bagian. Berikut penjelasan singkat mengenai klasifikasi lumut.

Lumut Hati (Hepaticopsida)

Dengan bentuk tumbuhan yang pipih menyerupai lembaran, lumut hati tumbuh dengan mendatar dan melekat di substart menggunakan rizoidnya. Lumut hati biasanya dapat dijumpai di area lembab seperti hutan hujan tropis. Jenis lumut lain dari  kelas Hepaticopsida yang lain bisa tumbuh di permukaan air yaitu ricciocarpus natans.

Karena hidup ditempat basah maka tubuh lumut memiliki struktur yang higromorf. Pada lumut hati, struktur tubuhnya terdiri atas batang, akar, dan daun. Dengan struktur tersebut, banyak orang ahli yang menganggap bahwa tumbuhan lumut hati merupakan tumbuhan peralihan dari thallophyta menuju cormophyta.

Lumut Tanduk (anthocerotopsida)

Nama lain dari lumut tanduk ialah hornwort. Lumut jenis ini memiliki bentuk yang hampir mirip dengan lumut hati. Ada hasil analisis asam nukleat yang mengatakan bahwa lumut ini berkerabat dekat dengan tumbuhan berpembuluh atau vaskuler.

Lumut Daun (Bryopsida)

 Lumut daun memiliki jumlah yang sangat banyak dibandingkan dua jenis lumut lainnya. Lumut daun mendapatkan julukan sebagai lumut sejati. Dikatakan bahwa setidaknya 3% permukaan bumi ditutupi oleh lumut jenis ini. Lumut daun mudah ditemukan di tanah yang lembab dan ia tumbuh dengan cara menyokong satu sama lain serta mempunyai sifat seperti busa yaitu dapat menyerap air di sekitarnya.

Ciri-Ciri Lumut

Lumut merupakan tumbuhan jenis makroskopis dengan kisaran tinggi sekitar 1 – 2 cm. penemuan mengatakan bahwa ada jenis lumut yang tingginya sekitar 40cm. tubuh lumut memiliki sel yang dinamakan sel kloroplas. Sel ini mengandung pigmen klorofil yang digunakan dalam proses fotosintesis. Karena tidak memiliki pembuluh angkut, maka lumut dikategorikan sebagai tumbuhan tak berpembuluh.

Lumut dapat berkembang biak secara seksual dan aseksual. Reproduksi seksual pada lumut terjadi ketika ada persatuan gamet. Sedangkan reproduksi aseksual pada lumut dilakukan dengan spora. Spora adalah hasil dari pembelahan sporangium lumut sporofit. Dari spora ini bisa tumbuh menjadi protonema dan kemudian tumbuh menjadi gametofit. 

Demikian beberapa rangkuman manfaat dan pengetahuan tentang lumut yang dapat kamu ketahui. Semoga dengan adanya artikel ini, pembelajaran yang dilakukan menjadi lebih mudah untuk dipahami. Jika kamu memiliki pertanyaan terkait lumut, kamu pergi ke gurumu untuk mendapatkan penjelasan jawaban yang lebih konkret.