Seringkali kita salah dan mungkin menyamakan antara ide pokok dan kesimpulan paragraf ini. Padahal ada beberapa poin yang membedakan dan tata cara menemukan setiap detailnya. Agar tidak salah dalam menentukan antara ide pokok dan kesimpulan paragraf, maka kita akan membahasnya satu per satu di bawah ini.

Pengertian Ide Pokok

Jika kita membahas tentang ide pokok, maka ini akan mengacu terhadap sumber masalah utama yang sedang diletakkan pada sebuah alinea atau paragraf. Ide pokok ini bisa ditemukan dengan metode yang cukup sederhana. Caranya hanya dengan menanyakan sebuah kalimat umum yakni “apa yang sedang dibahas oleh paragraf tersebut?”

Jika kita bisa menjawab pertanyaan tersebut, maka kita bisa menentukan apa dan dimana letak ide pokoknya. Dalam penjabaran banyak materi yang digunakan di dalam soal-soal ujian, biasanya ide pokok ini selalu ada dan muncul. Ide pokok sendiri merupakan salah satu materi ujian yang wajib dikeluarkan dari SD hingga perkuliahan. Untuk itulah penting mengetahui dan mempelajari semua hal tentang ide pokok tersebut. 

Cara Praktis Menentukan Ide Pokok

Untuk menentukan ide pokok dengan mudah, berikut beberapa cara yang dianjurkan, yaitu:

1. Menentukan Kalimat Utama

Cara menentukan ide pokok adalah menentukan kalimat utama terlebih dahulu. Sebab, kalimat utama biasanya mengandung ide pokok, hanya saja tidak semua ide pokok adalah kalimat utama. Tapi setidaknya kita tahu dimana kita harus memulai pencarian ide pokok tersebut. Seperti contoh wacana berikut ini:

Buah nenas memiliki banyak manfaat. Nenas bisa dijadikan sebagai salah satu bahan yang digunakan dalam campuran rujak. Buah yang memiliki rasa asam manis ini juga sangat baik dikonsumsi untuk mengatasi masalah kulit. Sebab, ada banyak kandungan enzim dan vitamin yang terkandung di dalam nenas baik untuk kesehatan tubuh.

Jika kita perhatikan, kalimat utama yang terdapat di alinea di atas adalah “buah nenas memiliki banyak manfaat, bukan?”. Nah, di alinea ini kita juga bisa menarik kesimpulan bahwasanya ide pokok dan kalimat utama merupakan hal yang sama. Dimana ide pokok dalam paragraf tersebut juga mengenai “buah nenas memiliki banyak manfaat”.

2. Menentukan Analisa atau Sebuah Kesimpulan Atas Kalimat Utama

Cara praktis dan mudah berikutnya dalam mencari dan menentukan ide pokok dalam sebuah wacana adalah menganalisa dan menarik kesimpulan dai sebuah kalimat utama. Seperti contoh di bawah ini:

Buah nenas memiliki banyak manfaat. Nenas bisa dijadikan sebagai salah satu bahan yang digunakan dalam campuran rujak. Buah yang memiliki rasa asam manis ini juga sangat baik dikonsumsi untuk mengatasi masalah kulit. Sebab, ada banyak kandungan enzim dan vitamin yang terkandung di dalam nenas baik untuk kesehatan tubuh.

Kalimat utama dalam teks tersebut adalah “buah nenas memiliki berbagai manfaat”. Namun, ide pokonya bisa saja terbagi menjadi:

  • Manfaat buah nenas
  • Beragam manfaat buah nenas
  • Khasiat buah nenas

3.   Kesimpulan Isi Paragraf

Cara terakhir yang digunakan untuk menentukan dan mencari ide pokok adalah menyimpulkan isi dari paragraf tersebut. Cara ini dilakukan jika kita tidak bisa mengetahui apa kalimat utamanya. Contohnya adalah:

Ini adalah jenis hewan yang memiliki empat kaki. Hewan ini adalah jenis hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan atau yang dikenal dengan istilah herbivora. Dagingnya sering diperdagangkan di pasar-pasar Indonesia. Ketika hari raya Idul Adha, kita sering melihat hewan ini menjadi hewan kurban. Hewan ini adalah kambing.

Jika kita tinjau, maka kalimat utamanya akan jatuh kepada “ hewan ini adalah kambing” namun, ide pokoknya lebih mengarah ke pembahsan tentang ciri-ciri kambing. Sehingga, ide pokoknya akan menjadi “ciri-ciri kambing”.

Pengertian Kesimpulan Paragraf

Jika kita mengartikan secara umum, maka kesimpulan merupakan sebuah pernyataan penting yang menjadi isian dari pokok pembicaraan. Kita bisa menarik sebuah kesimpulan ketika memperhatikan informasi dan fakta-fakta yang ada. Kesimpulan ini bisa berupa sebuah kalimat opini yang berisikan fakta-fakta yang valid. Dalam sebuah teks, wacana atau bacaan dan pembicaraan, kesimpulan adalah salah satu bagian yang penting. 

Tentu saja kesimpulan ini memiliki jenis dan pola tertentu. Perbedaan ini berdasarkan letak dari ide pokok atau kesimpulan paragraf tersebut. Pola kesimpulan ini bisa berupa induktif atau deduktif. Jenis induktif adalah jenis pola yang trelebih dahulu memberikan informasi serta fakta-fakta yang ada. Kemudian, pada bagian akhir akan diberikan isi atau kesimpulan dari paragraf tersebut. Sedangkan deduktif akan memberikan kesimpulan terlebih dahulu baru diiringi dengan informasi dan fakta terkait.

Cara Menemukan Kesimpulan

Ketika kita sedang berhadapan dengan soal latihan maupun soal ujian Bahasa Indonesia, kita akan selalu menemukan teks tentang kesimpulan paragraf ini. masalahnya, teks atau wacana yang disajikan biasanya akan panjang dan menghabiskan waktu kita jika tidak membacanya dengan fokus. Jadi, dibutuhkan cara terbaik agar bisa menentukan kesimpulan paragraf dengan waktu yang diminimalisir. Caranya? Berikut penjelasannya.

1. Penentuan Kata Kunci

Jangan terlalu fokus membaca baris demi bari di setiap kalimat dalam sebuah paragraf atau lebih tentang soal pencarian kesimpulan paragraf ini. cobalah mengabaikan fakta dan informasi pendukung, langsung saja ke kata kunci yang diselipkan oleh penulis.

2. Cara Menarik Kesimpulan

Setelah berhasil menemukan kata kunci, maka kita bisa melanjurkan dengan cara menarik kesimpulan dengan mudah melalui metode-metode berikut:

Metode Generalisasi

Jika menggunakan tekni atau metode yang satu ini, maka kita akan menggunakan kata-kata penegasan seperti “dengan demikian”. Penarikan kesimpulan diambil dari penemuan pernyataan secara umum yang ada di dalam wacana tersebut. Contohnya adalah:

Hasil evaluasi belajar seluruh siswa kelas X di SMA Suka Damai sangat mengecewakan dan tidak memenuhi kriteria kelulusan. Sehingga, banyak siswa yang terpaksa kembali mengulang evaluasi tersebut untuk bisa memperbaiki nilai mereka. Diketahui selama ini para guru yang mengajar banyak memberikan tugas-tugas kepada siswa tanpa adanya pembahasan, diskusi maupun pengawasan. Tidak hanya permasalahan ini saja, interaksi yang terjadi antara siswa dan guru hanya berupa interaksi satu arah saja.

Setelah kita membaca teks atau wacana di atas, maka bisa ditarik kesimpulan paragraf berupa “ dengan demikian, peran setiap guru sangat berarti dan memberikan pengaruh besar terhadap nilai siswanya, guru tetap harus memberikan arahan dan bimbingan yang memadai”.

Metode Analogi

Teknik ini nantinya akan membandingkan dua hal atau dua sisi dari dua fakta informasi yang berbeda alias bertolak belakang. Hanya saja ada beberapa sisi yang memiliki kemiripan. Contohnya adalah:

Hidup manusia itu jika diibaratkan seperti sebuah perjalanan panjang yang memiliki tujuan tertentu. Untuk memenuhi tujuan tersebut tentu kita harus berusaha dan bergerak menggapainya. Walaupun berbeda, akan ada beberapa manusia yang memiliki tujuan sama. Hanya saja, setiap orang akan mendapatkan tujuannnya di waktu dan tempat yang berbeda. Sebab, ada banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Seperti rute yang akan kita ambil jenis perjalanan yang akan kita tempuh dan sebagainya.

Maka kesimpulan dari teks di atas adalah ”Hidup ini seperti sebuah perjalanan yang memerlukan tujuan. Namun, cepat atau lambatnya kita mendapatkan tujuan tersebut tergantung cara kita mewujudkannya dan bagaimana jalan tempuh yang dipilih”.

Demikianlah pembahasan mengenai ide pokok dan kesimpulan paragraf. Semoga informasi ini bermanfaat.