Conditional Formatting sekarang ini banyak dipakai oleh orang yang menginginkan kemudahan dalam pembacaan data. Banyaknya data –terutama data berupa angka—akan sangat dibantu dengan adanya fitur ini. Anda bisa mencoba dan merasakan kemudahan serupa dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini.

Sebelum itu, siapkan data yang hendak diberikan perlakukan Conditional Formatting. Sebenarnya fitur ini sekadar mengubah tampilan secara otomatis berdasarkan nilai data. Nilai paling rendah akan berbeda warnanya dengan nilai yang paling tinggi. Itulah fungsi utama dari Conditional Formatting, tetapi fungsinya tidak hanya itu saja.

Mengaktifkan Conditional Formatting di Excel

Untuk contoh yang paling nyata, akan kami berikan salah satu fungsi Conditional Formatting yaitu Color Scales. Fitur ini –sebagaimana dijelaskan sebelumnya—akan mengubah warna data tertentu. Baik secara otomatis maupun custom dengan sentuhan-sentuhan manual.

  1. Blok dahulu data-data Anda yang akan diberi perlakuan fitur ini.
  2. Masuk ke tab menu Home > Conditional Formatting > Color Scales.
  3. Di sana diberikan beberapa pilihan yang menarik, cobalah salah satu.

4. Hasil akhir dan tahap langkahnya seperti gambar di bawah.

Memperhatikan gambar di atas membuktikan bahwa data yang semula biasa saja, menjadi lebih enak dibaca dan dilihat. Bandingkan antara penyajian data pertama dengan kedua. Namun fitur Conditional Formatting tidak hanya sebatas mengganti warna saja.

Conditional Formatting untuk Cells Rules

Salah satu fitur terbaik dari Conditional Formatting adalah bisa mengatur sel yang terfilter berdasarkan pedoman tertentu. Misalnya Anda ingin angka dengan nilai di atas rata-rata berwarna merah, atau angka yang terendah berwarna hijau, inilah yang bisa dilakukan Cell Rules.

  1. Greater than dapat memberi warna untuk angka yang lebih besar dari nilai yang ditentukan.

2. Less than memberi warna untuk angka yang lebih kecil dari nilai yang ditentukan.

3. Between memberi warna untuk angka di antara kedua batas nilai yang ditentukan.

4. Equal to memberi warna untuk nilai angka yang ditentukan.

5. Text that contains memberi warna untuk nilai yang sama berdasarkan pilihan.

6. Duplicates values memberi warna untuk nilai angka yang sama (duplicate). Bisa diatur juga memberi warna untuk nilai angka yang berbeda (unique).

Conditional Formatting untuk 10 Top/Bottom Rules

Fitur ini akan secara otomatis memberi warna terhadap ketentuan yang Anda pilih. Misalkan Anda ingin mengetahui 10 nilai dari yang paling tinggi, maka tinggal pilih Top 10 Items. Atau ingin mengetahui 10 nilai dari yang paling rendah, pilih Bottom 10 items

Maka akan secara otomatis terdapat warna. Anda dapat mengatur berapa jumlah item dari atas yang dihitung, jadi tidak hanya 10 saja (10 angka defaultnya). Lihat gambar di bawah.

Sedangkan untuk warnanya sendiri tidak melulu blokade merah. Tetapi ada juga kuning dan hijau. Tergantung selera user yang mengoperasikan. 

Conditional Formatting untuk Data Bars

  1. Data akan menjadi kurva warna berdasarkan nilai yang tergantung dalam data tersebut. Semakin tinggi nilainya maka semakin penuh kurva warnanya. Begitu pula sebaliknya.

2. User bisa mengatur sendiri dengan custom yang sesuai keinginan. Namun menurut kami, fitur yang diberikan Conditional Formatting sudah lebih dari cukup.

3. Terdapat berbagai warna yang bisa digunakan oleh operator dalam menyajikan data. Fitur serupa juga terdapat dalam menu Conditional Formatting yang lain.

Conditional Formatting untuk Color Scales dan Icon Sets

Untuk contoh fitur Color Scales sudah berada di bagian atas tadi. Sedangkan untuk Icon Sets, Anda akan mendapatkan tampilan berupa icon berwarna yang menjadi simbol dari besaran nilai data. Lihatlah gambar di bawah.

Dari penjelasan di atas, manakah fitur Conditional Formatting yang menjadi favorit Anda? Cobalah satu-satu dan gunakan untuk kemudahan dalam menyajikan data. Semoga bermanfaat.