Seperti namanya, Fungsi Finansial dalam Ms. Excel digunakan untuk menghitung keuangan. Khususnya dalam urusan peminjaman. Maka Anda bisa menghitung secara mandiri berapa nilai yang dibutuhkan untuk suku bunga tahunan (dalam bulan). Serta informasi lain berkaitan dengan pinjaman dan kredit.

Terdapat banyak jenis dari Fungsi Finansial ini, mulai dari rumus NPER, PMT, dan RATE. Fungsi Finansial akan memberikan beberapa jenis angka numerik dari positif sampai dengan negatif yang punya maksud masing-masing. Nilai akhir negatif artinya adalah jumlah yang mesti dibayar, sedangkan positif adalah yang diterima.

Penerapan dalam Fungsi Finansial dapat pula digunakan sebagai praktik menghitung urusan soal ekonomi. Bagi Anda yang sedang menempuh jurusan ekonomi, atau ada soal yang berkaitan dengan finansial, menggunakan rumus Fungsi Finansial Excel bisa menjadi solusi paling mudah.

Penerapan Fungsi Finansial NPER Excel

Fungsi Finansial NPER digunakan dalam menghitung kurun waktu. Yakni berapa lama (dalam satuan bulan) Anda mesti membayar cicilan. Sehingga soal yang diketahui seharusnya meliputi nominal pinjaman, angsuran perbulan, dan besaran bunga. 

Syarat untuk mengaktifkan Fungsi Finansial NPER Excel ini bunga harus tetap. 

Contoh soal: Hitung lama periode pembayaran untuk peminjaman 125.000.000.000,- perbulan angsuran senilai 4.5000.000,- dengan besaran bunga tetap 4%/tahun!

=NPER(C2/12;C3;C4;0;0)

  1. Rumus umum NPER (mencari lama periode) adalah seperti di atas.
  2. RATE adalah bunga/ tahun. Sehingga untuk menjadikan perbulan harus dikali 12.
  3. PMT adalah besaran cicilan yang dikeluarkan, ditulis dalam sel dengan (4500000) [ada tanda kurungnya] sehingga tanda akan otomatis negatif. 
  4. PV adalah besaran pinjaman ditulis dengan biasa.
  5. Hasil dari perhitungan tersebut, membutuhkan selang periode selama 29,… bulan

Penerapan Fungsi Finansial PMT Excel

Seperti disebutkan di atas, bahwa Fungsi Finansial PMT Excel adalah besaran cicilan (jumlah yang harus dibayar) dalam suatu pinjaman. Contoh yang paling mudah adalah tentang peminjaman. 

Contoh soal: Berapa banyak jumlah angsuran setiap bulan untuk peminjaman sebesar 80.000.000,- dalam jangka waktu 10 bulan dengan bunga 2% perbulan?

=PMT(C2;C3;C4;0;0)

  1. RATE atau bunga sudah dalam satuan bulan, sehingga tidak perlu dikali 12.
  2. NPER atau periode dalam satuan bulan yakni 10.
  3. PV adalah pinjaman yaitu 80 juta.
  4. Hasil akhir yang harus dibayar adalah –Rp 8.906.122,23 per bulan sehingga dalam 10 bulan angsuran akan lunas. (tanda negatif [-] untuk menegaskan jumlah yang mesti dibayar)

Penerapan Fungsi Finansial RATE Excel

RATE adalah bunga yang diberikan kepada peminjam per bulan. Bunga ini dapat dihitung sebagaimana besar angsuran dan lama periode. Fungsi RATE dalam Finansial sistem cukup populer, sebab paling sering digunakan.

Contoh soal: Hitung berapa bunga yang diberikan untuk angsuran selama 18 bulan dari pinjaman sebesar 8.500.000,- dengan angsuran 2.500.000,-!

=RATE(C3;C2;C4;0;0)

  1. PMT angsuran harus negatif (karena merupakan setoran yang harus dibayar). Beri tanda kurung biasa sebelum dan sesudah nominal, tanpa spasi).
  2. NPER periode dihitung berbulan. Jika masih dalam bentuk tahun kali dengan 12.
  3. PV Pinjaman ditulis currency biasa.
  4. Sehingga hasilnya menjadi -6%

Fungsi Finansial Excel yang Lain

Selain tiga di atas tersebut, sebenarnya masih banyak sekali kemudahan menggunakan Fungsi Finansial yang Excel tawarkan. Namun yang paling banyak dan sering dipakai adalah tiga tersebut. Selain itu misalnya Fungsi ACCRINT, DB, DDB, DISC, FV, dan masih banyak yang lain.

Perlu diingat bahwa ranah Finansial tidak hanya sekadar peminjaman dan bunga saja. Melainkan nyaris semua keuangan dan ekonomi dari investasi, diskon, kas, koperasi, anuitas, dan masih banyak lagi. Kuasai rumus Excel sesuai bidang Anda pada Fungsi Finansial agar memudahkan pekerjaan dan menyelesaikan masalah dengan cepat.