Mendengar fungsi VLOOKUP di Excel mungkin merupakan hal paling rumit yang pernah Anda pikirkan. Namun setelah menyimak artikel ini, Anda akan berpikir ulang, mengapa saya tidak menggunakan VLOOKUP sejak dahulu? Fungsi ini sangat berguna terutama dalam operasi data dalam jumlah besar.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa Excel kerap digunakan sebagai database suatu perusahaan, marketing, dan sebagainya. Untuk itulah mencari sebuah data dapat dilakukan dengan segera dan amat cepat. Yakni menggunakan fungsi VLOOKUP ini.

Contoh Penggunaan VLOOKUP dalam Excel

Misalnya saja Anda ingin mencari data dari gaji seorang karyawan, sedangkan karyawan di perusahaan Anda berjumlah ratusan. Atau sedang mencari jumlah stok buah naga, maka dengan fungsi VLOOKUP pekerjaan mencari data berdasarkan data utama tersebut dapat dilakukan dengan sangat mudah.

Yang perlu diperhatikan adalah penempatan data dalam barisnya. Jika nama nomor pegawai berada pada urutan paling kiri, kemudian diikuti nama pegawai di kanannya, dan data selanjutnya adalah umur, gaji, dan sebagainya. Maka bisa dilakukan dengan mudah.

Penerapan Fungsi VLOOKUP Excel Mudah

Berdasarkan contoh penggunaan di atas, di sini kami akan memakai fungsi VLOOKUP untuk mencari gaji seorang karyawan. Hal ini dikatakan semakin mudah karena untuk mengantisipasi human eror. Bayangkan database Anda mempunyai puluhan kolom dan ratusan baris. Jika mencari data satu per satu kemungkinan besar akan salah. Disediakan data seperti gambar di bawah.

Rumus fungsi VLOOKUP secara umum seperti ini:

  1. Lookup value adalah variabel yang sedang dicari.
  2. Table aray adalah range tempat data yang dicari nanti diblok.
  3. Col index num adalah nomor indek kolom yang dipilih.
  4. Range loockup diisi dengan TRUE atau False.

Setelah mengetahui setiap bagian dari rumus umum fungsi VLOOKUP, langsung saja ke langkah-langkah dalam mencari data. Ingat, ini hanya sebagai contoh, Anda bisa mencari apa saja asal telah paham dengan rumus umum di atas tadi.

Langkah Menggunakan VLOOKUP untuk Mencari Data

  1. Contoh kami akan mencari gaji dengan karyawan bernama Eka.

2. Tulis rumus =VLOOKUP(D14; penjelasannya: kata ‘Eka’ berada pada sel D14, jangan lupa memisahkan antar unsur rumus dengan tanda titik koma (;).

3. Langkah selanjutnya melanjutkan rumus =VLOOKUP(D14;C3:G12 penjelasannya: C3:G12 adalah table aray range mencari data tersebut. Perhatikan gambar di bawah, angka 1, 2, 3, 4, 5 merupakan tempat di mana col index num

4. Lanjutkan rumus dengan =VLOOKUP(D14;C3:G12;4 penjelasannya: karena kolom Gaji berada di kolom indek nomor 4. Jika Anda ingin mencari posisi Eka di perusahaan, tinggal ganti kolom indek nomornya menjadi 5.

5. Setelah selesai, langkah terakhir adalah melengkapi rumus menjadi =VLOOKUP(D14;C3:G12;4;FALSE) dan enter. Hasilnya akan seperti di bawah.

Eksplorasi dengan Fungsi VLOOKUP Lebih Dalam

Cara yang sama juga dapat Anda lakukan untuk mencari data yang lain. Memahami rumus fungsi merupakan hal utama, maka dengan cepat Anda akan menemukan lebih banyak kemudahan dalam mengoperasikan Excel. Ini adalah contoh fungsi VLOOKUP untuk mencari posisi Eka di perusahaan.

Data dan langkahnya sesuai dengan di atas, hanya berbeda pada penempatan col index num. Sehingga formulanya menjadi =VLOOKUP(D14;C3:G12;5;FALSE) hasilnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Bagaimana? Mudah, kan? Sekarang jika mendengar rumus fungsi VLOOKUP dalam Excel pasti tidak lagi menjadi hal paling rumit yang terpikirkan. Sebab rumus-rumus itu hadir sebenarnya untuk memudahkan pekerjaan manusia. Semoga bermanfaat.