Dari dulu sampai sekarang masyarakat menganggap asuransi merupakan salah satu instrumen investasi. Namun saat ini, asuransi menjadi salah satu bagian penting dalam hidup. Hal ini karena manfaat asuransi yang dapat memberikan jaminan perlindungan terhadap peristiwa atau kejadian merugikan yang menimpa diri kita atau harta benda yang kita miliki.

Mungkin beberapa di antara kamu masih sangat awam dengan istilah asuransi. Kalau begitu kita cari tahu lebih dulu apa itu pengertian asuransi.

Pengertian Asuransi

Dilansir dari Wikipedia, asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, di mana pihak satu, yaitu tertanggung, berkewajiban membayar iuran/kontribusi/premi. Pihak lainnya, yakni penanggung, memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar premi apabila terjadi sesuatu yang menimpa diri tertanggung atau harta benda milik tertanggung sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Sedangkan menurut Bab 9 Pasal 246 Kitab Undang-Undang Hukum Dagang, asuransi atau pertanggungan adalah suatu perjanjian di mana seorang penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya, karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tertentu.

Unsur-Unsur Asuransi

Dalam asuransi, terdapat unsur-unsur yang harus dipenuhi agar dapat terlaksana penjaminan, antara lain:

  • Pihak Tertanggung

Pihak yang berkewajiban membayar premi sesuai dengan waktu yang telah disepakati untuk pembayaran atas jasa pengalihan risiko yang diberikan oleh pihak penanggung. Setelah membayar premi, pihak tertanggung berhak untuk mendapatkan klaim asuransi.

  • Pihak Penanggung

Pihak ini adalah perusahaan asuransi yang memberikan jasa pengalihan risiko. Pihak penanggung berkewajiban untuk membayarkan klaim apabila suatu peristiwa terjadi kepada pihak tertanggung sesuai dengan yang telah disepakati dalam polis asuransi.

  • Objek Asuransi

Dilansir dari cermati.com, objek asuransi meliputi benda, beserta hak dan kepentingannya. Selain itu, hal yang terkait dengan nyawa dan bagian tubuh (termasuk kesehatan) serta hal-hal lain yang diperjanjikan dalam polis. Pihak tertanggung memiliki kewajiban membayar premi untuk menghindarkan diri dari risiko kerusakan, kerugian dan kehilangan.

  • Peristiwa Asuransi

Peristiwa yang dimaksud dalam unsur terakhir ini adalah peristiwa tidak pasti yang dapat mengancam objek asuransi. Sehingga terjadilah kesepakatan antara pihak tertanggung dan penanggung yang mengatur tentang peristiwa ini.

Jenis-Jenis Asuransi

Jenis asuransi tidak hanya terbatas pada asuransi jiwa dan asuransi kesehatan saja. Ada banyak sekali jenis asuransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. Asuransi Jiwa

Jenis asuransi ini sangat penting untuk dimiliki, terlebih untuk kamu yang menjadi tulang punggung dan memiliki banyak tanggungan. Asuransi jiwa hadir untuk membantu orang-orang yang bergantung padamu secara finansial ketika kamu sudah meninggal, sehingga dapat mengurangi beban hidup mereka.

Risiko yang dijamin asuransi jiwa adalah kematian dan suatu kondisi ketika kamu sudah tidak bisa mencari nafkah lagi.

2. Asuransi Kesehatan

Jenis asuransi kedua yang tidak kalah penting terutama bagi kamu yang bekerja adalah asuransi kesehatan. Sering kali kita temui biaya pengobatan, terlebih rawat inap sangat mahal. Nah, asuransi kesehatan ini bisa membantu meringankan bebanmu ketika harus berobat. Apalagi kita tidak tahu kapan kita akan sakit dan berapa biaya yang akan kita butuhkan di masa depan.

Asuransi kesehatan biasanya dapat diperoleh dari perusahaan yang mempekerjakan pegawainya atau dimiliki secara perorangan. Risiko yang ditanggung jenis asuransi ini, seperti sakit, terluka hingga kematian yang diakibatkan kecelakaan kerja.

Manfaat yang diberikan dari asuransi ini adalah penggantian biaya sepenuhnya atau sebagian karena mengalami risiko yang berkaitan dengan kesehatan.

3. Asuransi Kendaraan

Bagi yang memiliki kendaraan, rasanya perlu memiliki asuransi jenis ini untuk melindungi kendaraan kesayanganmu dari risiko yang akan terjadi, mengingat perbaikan kendaraan tentu tidak murah terutama mobil.

Asuransi untuk mobil ada dua macam, yakni asuransi Total Loss Only (TLO) dan All Risk. Asuransi TLO hanya memberikan manfaat apabila kendaraan rusak total atau hilang. Sedangkan asuransi All Risk akan menanggung semua kerugian pada  kendaraanmu dari kerusakan terkecil seperti lecet.

4. Asuransi Properti

Rumah atau bangunan merupakan aset berharga yang harus diberikan perlindungan maksimal. Salah satu caranya dengan memiliki asuransi properti. Asuransi jenis ini akan memberikan perlindungan terhadap rumah atau bangunan yang kamu miliki dari kehilangan atau kerusakan barang-barang yang dimiliki tertanggung.

Asuransi properti mungkin perlu kamu pertimbangkan, terlebih jika kamu memiliki rumah atau bangunan di lokasi yang rawan kebakaran, pencurian dan bencana alam. Sehingga apabila kamu mengalami risiko di atas, kerugian dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi sebagai pihak penanggung.

5. Asuransi Perjalanan

Bagi kamu yang suka sekali melakukan perjalanan ke berbagai tempat, terutama ke banyak negara, asuransi perjalanan sudah selayaknya menjadi hal yang wajib kamu miliki.

Asuransi perjalanan ini akan melindungimu dari risiko kehilangan barang selama perjalanan, penerbangan yang tertunda hingga sakit dan kecelakaan yang bisa terjadi. Dengan memiliki asuransi ini maka kamu tidak akan terlalu terbebani ketika mengalami kerugian tersebut.

6. Asuransi Pendidikan

Biaya pendidikan selalu meningkat setiap tahunnya yang membuat para orang tua resah apakah bisa memberikan pendidikan terbaik untuk anaknya. Oleh karena itu, memiliki asuransi pendidikan perlu dipertimbangkan.

Asuransi pendidikan dapat memberikan manfaat kepastian pendidikan anak dari tingkat terendah hingga perguruan tinggi, bahkan jika ingin meneruskan pendidikan hingga ke luar negeri. Asuransi jenis ini juga dapat membantu meringankan biaya pendidikan anak dan mempermudah dalam merencanakan pendidikan yang terbaik.

7. Asuransi Bisnis

Untuk kamu yang memiliki bisnis, mungkin perlu mempertimbangkan untuk memiliki asuransi bisnis. Asuransi yang satu ini, memberikan manfaat perlindungan atas risiko yang mungkin terjadi dalam berbisnis, seperti ketika bisnismu mengalami kelesuan.

Asuransi bisnis dapat memberikan perlindungan terhadap aset-aset bisnis, seperti alat kerja hingga karyawan. Biasanya untuk karyawan diberikan asuransi kesehatan.

Manfaat Asuransi

Asuransi banyak memiliki manfaat bagi tertanggung, antara lain:

  • Memberikan Rasa Aman

Dalam menjalani kehidupan atau kegiatan tertentu tidak ada yang dapat menjamin semuanya akan berjalan lancar. Dengan adanya asuransi yang memberikan jaminan perlindungan terhadap diri atau barang yang kita miliki dari risiko yang mungkin terjadi, maka kita dapat merasa lebih aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hal ini karena asuransi akan memberikan ganti kerugian seluruhnya atau sebagian sesuai dengan kesepakatan sehingga meminimalisir kerugian.

  • Menjadi Instrumen Investasi

Seperti yang telah disebutkan di atas, asuransi juga bisa menjadi instrumen investasi yang cukup menguntungkan. Jenis asuransi yang umum dijadikan instrumen investasi adalah whole life atau endowment.

Kalau kamu ingin yang lebih ringkas dengan membeli asuransi yang bisa memberikan proteksi dan alat investasi sekaligus menabung, kamu bisa memilih asuransi unit link.

Itulah penjelasan seputar dasar-dasar asuransi yang tidak hanya dapat dipelajari oleh kamu yang sedang belajar hukum asuransi, tetapi juga yang tertarik memiliki asuransi. Semoga bermanfaat!