Buku adalah jendela dunia. Kita bisa mengenal dunia dengan membaca buku. Kemampuan literasi kita juga bisa bertambah ketika membaca. Bahkan, dunia sudah menetapkan bahwa tanggal 23 April adalah Hari Buku Internasional. Di hari itu, masyarakat akan menyisihkan waktu untuk membaca buku.

Ada banyak karya klasik sastra yang beredar di dunia. Karya-karya yang mengandung nilai moral  dalam hidup. Yang paling tidak, karya ini harus kamu baca minimal sekali seumur hidup. Inilah 10 karya klasik sastra yang harus kamu baca.

Pride and Prejudice ( Jane Austen )

Pride and Prejudice adalah salah satu novel sastra klasik terpopuler karangan Jane Austen. Karya ini dipublikasikan pada 1813 dan menjadi karya sastra terlaris yang ditulis Jane Austen. Buku ini sudah banyak diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa di dunia. Bahkan buku ini juga sudah beradaptasi menjadi film. Dengan suasana abad ke-18, buku Pride and Prejudice menyoroti kehidupan kaum menengah ke atas pada abad itu. 

Buku ini menceritakan tentang kisah cinta dan kehidupan sosial secara detail dan memikat pembaca. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Elizabeth yang memiliki karakter periang, sopan, dan cerdas. Elizabeth juga menolak untuk diintimidasi oleh siapapun. Dan tokoh antagonisnya adalah Darcy, dia digambarkan sebagai teman yang dibawa oleh tetangga kayanya. Darcy juga memiliki pribadi yang tertutup dan terkesan sombong. Dengan kedua karakter, Elizabeth Bennet dan Fitzwilliam Darcy, novel ini menjadi salah satu karya sastra terpopuler sepanjang masa.

Anna Karenina ( Leo Tolstoy )

Karya sastra ini ditulis oleh seorang penulis terkenal asal Rusia bernama Leo Tolstoy. Buku dengan genre realisme sastra ini menyajikan banyak kejadian, seperti zinah, pernikahan, judi, dan kenyataan feodalisme Rusia. Buku ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1977 dan telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa. Selain buku, Anna Karenina juga telah beradaptasi menjadi film dan diperankan oleh Keira Knightley pada tahun 2012.

Buku Anna Karenina ini menceritakan kisah seorang wanita, Anna, yang terlibat skandal perselingkuhan. Dan pada masa itu, perselingkuhan adalah salah satu perbuatan yang dibenci oleh masyarakat. Orang-orang yang melakukan hal itu akan langsung diasingkan oleh penduduknya.

The Great Gatsby ( F. Scott Fitzgerald ) 

The Great Gatsby adalah novel sastra klasik yang ditulis oleh F. Scott Fitzgerald. Novel ini diterbitkan pada tahun 1925 dan menjadi salah satu karya sastra yang sering dipelajari oleh para mahasiswa jurusan sastra. Pada awalnya novel ini tidak begitu terkenal dan hanya menjual kurang dari 25.000 kopi selama 15 tahun sisa hidup Fitzgerald. Buku ini juga telah beradaptasi ke layar lebar pada tahun 2013, yang diperankan oleh aktor-aktor terkenal. Aktor-aktor itu adalah Leonardo Dicaprio, Tobey Maguire, dan Carrey Mulligan.

Novel ini menawarkan suasana kehidupan pada era jazz tahun 1920-an di Amerika dan berlatar kota New York dan Long Island selama musim panas 1922. Selain itu, Novel ini juga mengandung kritik terhadap gagasan American Dream yang sedang populer. Buku ini bercerita tentang kisah hidup seorang pria bernama Nick Carraway dan tetangganya yang kaya, Jay Gatsby. Mereka berdua berteman dan terlibat dengan seorang wanita bernama Daisy Buchanan yang adalah saudara Nick. Dan Jay jatuh cinta padanya.

Jane Eyre ( Charlotte Bronte )

Sastra klasik Jane Eyre adalah karangan Charlotte Bronte yang legendaris. Karya ini pertama kali terbit pada tahun 1847 dengan nama pena Currer Bell. Bahkan karya sastra ini dijadikan karya terbaik Bronte Bersaudari, walaupun kritikus merasa novel yang dibuat Emily Bronte lebih unggul.  Hal ini tentu saja sudah membuktikan kepopuleran cerita Jane Eyre. 

Karya sastra klasik ini sudah difilmkan sebanyak 19 kali pada saat yang berbeda-beda. Jane Eyre juga dikatakan sebagai pusat penafsiran dan penulisan bagi beberapa karya sastra dalam Inggris dan Amerika Serikat, misalnya Wide Sargasso.

Novel ini memiliki genre Bildungsroman dan bercerita tentang emosi dan pengalaman dari seorang karakter eponim. Pembaca akan dibawa untuk hanyut dan memikirkan hal esensial dalam hidup. Salah satunya cara menghargai diri sebagai wanita dan menolak pola pikir bahwa menjadi wanita bukanlah alasan bersikap lemah. Harga diri dan martabat bukanlah hal yang diukur dari profesi dan harta kekayan juga masuk didalamnya.

Wuthering Heights ( Emely Bronte )

Wuthering Heights adalah novel yang ditulis Emily Bronte dari oktober 1845 sampai Juni 1846. Novel ini diterbitkan pada tahun 1847 dengan nama pena Ellis Bell. Novel ini juga menjadi satu-satunya novel yang ditulis oleh Emily selama 30 tahun hidupnya. Emily menulis novel ini ketika melihat keberhasilan saudaranya Charlotte, yang menulis novel Jane Eyre. Charlotte Bronte juga melanjutkan novel Wuthering Heights dan menerbitkan edisi kedua pada tahun 1850.

Tema yang diangkat dalam novel ini adalah dampak buruk yang dihasilkan oleh dendam dan kedengkian, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Walaupun novel ini dianggap sebagai salah satu karya klasik, tapi novel ini juga mendapat kritik pada saat diterbitkan. Novel ini dianggap menggambarkan kekejaman mental dan fisik  yang mencolok dan pada saat itu, masyarakat belum terbiasa.

Wuthering Heights juga telah beradaptasi menjadi film, drama televisi dan radio, sebuah drama musikal karya Bernard J. Taylor, opera karya Bernard Herrmann, Carlisle Floyd, dn Frederic Chaslin, serta sebuah lagu yang dibawakan oleh Kate Bush.

To Kill A Mockingbird ( Harper Lee )

Karya sastra berjudul To Kill A Mockingbird adalah karangan seorang penulis bernama Harper Lee. Buku ini pertama kali terbit pada tahun 1960. Sekuelnya Go Set A Watchman juga sudah diterbitkan pada tahun 2015. Penulis buku ini hanya pernah menerbitkan 2 buku saja dan keduanya berhasil masuk ke dalam jajaran buku sastra klasik penting yang berpengaruh pada abad ke-21. Buku ini juga sudah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa dan dicetak berulang-ulang. Bahkan, novel sastra ini telah memenangkan Penghargaan Pulitzer dan beradaptasi menjadi film di tahun 1962.

Sebagai novel Southern Gothic dan Bildungsroman, tema utamanya adalah ketidakadilan rasial dan penghancur kepolosan. To Kill A Mockingbird  dikarang setelah penulis terinspirasi kisah pembunuhan Richard Hickox dan Perry Smith di tahun 1960. Selain bercerita tentang masalah pemerkosaan dan ketidak-setaraan gender, novel ini juga terkenal dengan kehangatan dan humornya.

Little Women ( Louisa May Alcott )

Novel ini adalah karya sastra roman karangan Louisa May Alcott yang diterbitkan ke dalam 2 volume pada tahun 1868 dan 1869. Novel berjudul Little Women ini juga menjadi salah satu novel terlaris dan diminati sepanjang masa. Novel ini telah beradaptasi dan sering menjadi film. Karya sastra ini juga memiliki 3 tema utama di dalamnya, yaitu rumah tangga, pekerjaan, dan cinta sejati, semuanya saling bergantung dan dibutuhkan.. 

Tokoh dalam novel ini adalah empat bersaudara bernama Meg, Jo, Beth, dan Amy. Keempat bersaudara itu tinggal di sebuah pedesaan dan bertetangga dengan seorang laki laki kaya, Laurie. Novel ini bercerita tentang kisah pendewasaan hidup empat bersaudara dan masalahnya masing-masing. Didalamnya juga terdapat cinta dan keputusan masing-masing tokoh untuk membentuk kepribadian dan takdir hidup.

Crime and Punishment ( Fyodor Dostoevsky )

Buku yang ditulis oleh Fyodor Dostoevsky ini pertama kali diterbitkan dalam jurnal sastra The Russia Messenger pada tahun 1866. Novel ini dianggap sebagai novel besar pertama dari periode tulisannya yang “dewasa” dan diakui sebagai salah satu pencapaian tertinggi dalam sastra dunia. Novel ini juga sangat cocok untuk pembaca yang tertarik dengan psikologi criminal.

Buku ini menceritakan tentang seorang mahasiswa miskin bernama Raskolkinov setelah melakukan pembunuhan pada adiknya dan seorang lintah darat. Ketika novel criminal lain bercerita tentang penangkapan dan pengungkapan penjahat, novel ini bercerita tentang keadaan pelaku. Raskolnikov  mengalami gangguan psikologis yang hebat dan perasaan bersalah yang besar sehingga dia menjadi gila.

1984 ( George Orwell )

Novel karangan George Orwell diterbitkan pada tahun 1949 dan menjadi karya terakhir dalam hidupnya. Kisah ini sebagian besar ditulis di Barnhill, sebuah rumah pertanian di Pulau Jura, Skotlandia. Selain itu, novel ini ditulis ketika Orwell menderita TBC parah. Ternyata, pada tahun 1984, novel yang ditulis oleh Orwell menjadi nyata. Banyak yang menjadi korban perang abadi, dimana mana terdapat pengawasan pemerintah, propaganda, dan negassisme histori.

Tokoh-tokoh utama yang ada didalam novel klasik ini adalah Winston Smith yang merupakan protagonisnya, Julia yang menjadi kekasih Winston Smith, dan O’Brien yang menjadi anggota partai inti. Ada juga tokoh-tokoh yang tidak terlihat dalam novel, seperti Big Brother yang merupakan pemimpin sekaligus figure partai dan Emmanuel Goldstein yang seolah-olah mantan tokoh terkemuka dalam partai.

Harry Potter ( J. K. Rowling )

Buku Harry Potter memiliki 7 seri. Novel fantasi ini dikarang oleh seorang penulis inggris bernama J. K. Rowling.  Seri pertama novel ini berjudul Harry Potter and the Philosopher’s Stone dan diterbitkan pada tahun 1997. Pada tahun 2013, seri ini telah terjual hingga 450jt kopi dan diterjemahkan ke dalam 73 bahasa. Empat buku terakhir juga memecahkan rekor penjualan tercepat dalam sejarah. 

Berikut judul-judul dari seri buku Harry Potter yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Yang pertama adalah Harry Potter dan Batu Bertuah, lalu Harry Potter dan Kamar Rahasia, Harry Potter dan Tawanan Azkaban, Harry Potter dan Piala Api, Harry Potter dan Orde Phoenix, Harry Potter dan Pangeran Berdarah Campuran, dan yang terakhir Harry Potter dan Relikui Kematian.

Buku ini membuat berbagai genre, yaitu fantasi, misteri, petualangan, fiksi remaja, dan roman. Novel Harry Potter ini juga bercerita tentang petualangan seorang penyihir remaja, Harry Potter, serta sahabatnya, Ronald Bilius Weasley, dan Hermione Jean Granger. Mereka bertiga bersekolah di Sekolah Sihir Hogwarts. Tujuh seri Harry Potter menceritakan tentang upaya Harry mengalahkan seorang penyihir jahat bernama Lord Voldemort.